Panas Menyengat Melanda Jepang Barat, Cuaca Diperkirakan Tidak Stabil pada Sore Hari
Pejabat cuaca Jepang mengimbau masyarakat waspada sengatan panas karena panas menyengat melanda terutama Jepang barat dan wilayah Tokai pada Senin. Kondisi atmosfer diperkirakan sangat tidak stabil dari Tohoku hingga Kyushu pada sore hari, dengan risiko hujan lebat dan longsor.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Panas Menyengat Melanda Jepang Barat, Cuaca Diperkirakan Tidak Stabil pada Sore Hari
Pejabat cuaca di Jepang meminta masyarakat mengambil langkah pencegahan terhadap sengatan panas karena panas menyengat melanda terutama Jepang barat dan wilayah Tokai pada Senin. Mereka mengatakan kondisi atmosfer akan menjadi sangat tidak stabil di wilayah luas dari Tohoku hingga Kyushu pada sore hari.
Mereka mengimbau kewaspadaan terhadap risiko longsor karena awan hujan diperkirakan terbentuk.
Menurut pejabat cuaca, sistem tekanan tinggi membawa langit cerah ke Jepang barat dan wilayah Tokai sehingga suhu naik sejak pagi. Suhu tertinggi mendekati 40 derajat Celsius diperkirakan di Kyushu.
Suhu tertinggi Senin per pukul 11.00 mencapai 37,4 derajat di Kota Tanabe, Prefektur Wakayama, dan 37,3 derajat di Kota Shimanto, Prefektur Kochi.
Para pejabat memperkirakan suhu akan terus naik ke tingkat berbahaya. Suhu tertinggi harian diperkirakan menyentuh 39 derajat di kota-kota Kyushu Kurume, Saga, Kumamoto, dan Hita, serta 38 derajat di Kota Yamaguchi.
Suhu diperkirakan melampaui 35 derajat di wilayah luas. Peringatan sengatan panas telah dikeluarkan untuk 23 dari 47 prefektur di seluruh negeri.
Pejabat cuaca juga mengatakan udara lembap yang masuk, ditambah suhu tinggi, akan membuat kondisi atmosfer sangat tidak stabil dari Tohoku hingga Kyushu pada sore hari. Mereka memperkirakan awan hujan terbentuk secara lokal, membawa hujan lebat dan guntur hingga larut malam Senin.
Wilayah Tokai dan Kyushu utara mungkin mengalami hujan deras hingga 50 milimeter per jam.
Wilayah Hokuriku dan Tohoku serta Prefektur Niigata sudah mengalami hujan lebat dari Minggu hingga Senin pagi. Para pejabat mengatakan bahkan curah hujan tambahan dalam jumlah kecil pun dapat meningkatkan risiko longsor di wilayah terdampak karena hujan lebat sebelumnya mungkin telah melonggarkan tanah.
Mereka mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap banjir di dataran rendah, sungai yang meluap, dan longsor, serta kilat, angin kencang, dan tornado.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-07-27T06:33:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
