Gelombang Seismik Gempa Kumamoto Terutama Merusak Bangunan Kayu
Ahli mengatakan gempa kuat di Prefektur Kumamoto pada Selasa menghasilkan gelombang seismik berperiode pendek yang sangat merusak bangunan kayu. Getaran sejenis juga berisiko bagi bangunan tinggi dan struktur dengan peredam gempa.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Gelombang Seismik Gempa Kumamoto Terutama Merusak Bangunan Kayu
Seorang ahli mengatakan gempa kuat yang mengguncang Prefektur Kumamoto di barat daya Jepang pada Selasa merupakan jenis yang menghasilkan gelombang seismik dengan periode getaran tanah lebih pendek. Bangunan kayu khususnya berisiko rusak akibat getaran semacam itu.
Sakai Yuki, profesor di Institut Penelitian Pencegahan Bencana Universitas Kyoto, adalah ahli getaran seismik dan dampaknya terhadap struktur bangunan. Ia menganalisis data yang dicatat seismometer di seluruh prefektur dan sekitarnya terkait gempa magnitudo 7,1 yang terjadi Selasa sore.
Gempa itu tercatat dengan intensitas 7, tingkat tertinggi pada skala seismik Jepang 0 hingga 7, di beberapa bagian prefektur. Penelitian menunjukkan gelombang seismik dengan periode getaran antara satu dan dua detik dapat menimbulkan kerusakan serius pada bangunan kayu dan struktur lain setinggi hingga 10 lantai.
Sakai mengatakan jenis getaran seperti itu terutama ditemukan dalam data yang dicatat di Kota Uto, Yatsushiro, dan Uki, semuanya di prefektur tersebut. Ia menambahkan bahwa jenis guncangan ini tercatat untuk pertama kalinya sejak gempa besar yang mengguncang Semenanjung Noto di pesisir Laut Jepang pada 2024.
Sakai juga mengatakan meskipun banyak getaran pada Selasa dianalisis termasuk jenis itu, gelombang seismik dengan periode getaran tanah lebih panjang juga tercatat di Kota Yatsushiro dan Uki. Menurutnya, hal ini menunjukkan gempa itu bisa juga merusak gedung bertingkat tinggi, bangunan dengan cerobong asap, serta struktur dengan sistem peredam gempa.
Ahli tersebut mengatakan getaran yang cukup kuat untuk sepenuhnya menghancurkan bangunan kayu telah tercatat. Ia memperingatkan bahwa struktur yang bertahan dari gempa mungkin masih bisa runtuh bahkan akibat gempa susulan yang lebih kecil.
Ia mendesak warga menjauhi bangunan yang tampak rusak, karena aktivitas seismik masih berlanjut.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-07-29T07:44:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

