Pakar Menilai Peristiwa Pergeseran Lambat Meluas Sebelum Guncangan Besar di Lepas Pantai Iwate
Seorang pakar mengatakan bahwa peristiwa pergeseran lambat, yaitu aktivitas seismik saat lempeng tektonik bergeser perlahan, terjadi sebelum gempa kuat di lepas pantai Jepang utara pekan lalu. Gempa bermagnitudo 7,2 itu mengguncang lepas pantai Prefektur Iwate pada 25 Juni.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Pakar Menilai Peristiwa Pergeseran Lambat Meluas Sebelum Guncangan Besar di Lepas Pantai Iwate
Seorang pakar menyebut bahwa apa yang tampaknya merupakan peristiwa pergeseran lambat, sejenis aktivitas seismik ketika lempeng tektonik saling bergeser secara bertahap, terjadi sebelum gempa kuat di lepas pantai Jepang utara pekan lalu.
Gempa bermagnitudo 7,2 mengguncang lepas pantai Prefektur Iwate pada 25 Juni. Guncangan itu mencatat intensitas hingga 6 atas pada skala intensitas seismik Jepang dari 0 hingga 7 di sebuah distrik di Prefektur Aomori yang bertetangga.
Guncangan bermagnitudo 6 juga melanda pesisir Iwate pada Rabu malam. Getarannya terasa dengan intensitas seismik 4 di Prefektur Aomori dan Iwate.
Profesor Uchida Naoki dari Earthquake Research Institute Universitas Tokyo meyakini bahwa gempa 25 Juni dipengaruhi oleh peristiwa pergeseran lambat, yaitu pergeseran bertahap di batas antara lempeng benua dan lempeng samudra.
Analisisnya menemukan bahwa peristiwa pergeseran lambat diduga aktif terjadi setelah guncangan bermagnitudo 7,7 yang melanda lepas pantai wilayah Sanriku, termasuk pesisir Iwate, pada April. Karena peristiwa pergeseran lambat dikatakan menyebabkan tegangan menumpuk di batas lempeng di sekitarnya, Uchida menyinggung kemungkinan bahwa peristiwa itu memicu guncangan pekan lalu.
Pakar itu juga mencatat kemungkinan bahwa wilayah peristiwa pergeseran lambat meluas di lepas pantai wilayah Tohoku, hingga ke bagian selatan dan barat kawasan fokus gempa Sanriku lepas pantai tahun 1994. Ia menyampaikan kekhawatiran atas dampaknya terhadap kawasan tersebut.
Uchida mengatakan bahwa ia tidak dapat memprediksi skala gempa berikutnya, tetapi menilai ada risiko guncangan dengan skala yang sama atau lebih besar. Ia menyerukan persiapan, dengan mengatakan bahwa wilayah itu tetap rawan gempa.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-07-01T21:11:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

