Pakar: Masyarakat Harus Mendukung dan Mereintegrasi Mantan Korban Unification Church
Seorang akademisi yang ahli dalam hukum badan keagamaan mengatakan dukungan harus diberikan kepada para korban kelompok keagamaan yang dikenal luas sebagai Unification Church. Ia menilai masyarakat juga perlu menyiapkan kerangka untuk membantu mantan jemaat kembali berbaur.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Pakar: Masyarakat Harus Mendukung dan Mereintegrasi Mantan Korban Unification Church
Pada hari Senin, Mahkamah Agung Jepang menolak banding khusus dari kelompok keagamaan itu yang berupaya membatalkan putusan pengadilan yang lebih rendah untuk pembubarannya. Pengadilan menyatakan bahwa praktik kelompok tersebut yang meminta sumbangan besar dari jemaat, lalu mendorong mereka membeli barang mahal dengan memanfaatkan ketakutan atas kesejahteraan spiritual mereka, menyebabkan kerugian finansial besar dan penderitaan mental bagi banyak orang.
NHK mewawancarai Profesor Tajika Hajime dari Kindai University, seorang ahli konstitusi dan hukum badan keagamaan, tentang arti penting putusan Mahkamah Agung itu. Tajika mencatat bahwa buku pelajaran konstitusi menyebut kebebasan beragama sama sekali tidak berarti kebebasan tanpa batas, tetapi rincian batasnya tidak dijelaskan secara tegas.
Ia mengatakan bahwa kali ini menjadi jelas bahwa permintaan sumbangan yang tidak adil tidak dapat diterima. Ia menambahkan bahwa pengadilan menegaskan kebebasan memang menjadi premis dasar, tetapi ada garis yang tidak boleh dilampaui.
Tajika mengatakan tantangannya terletak pada mendorong langkah-langkah pemulihan bagi mereka yang mengaku terdampak dan memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal. Ia menambahkan bahwa masyarakat harus menciptakan kerangka untuk mereintegrasikan mantan jemaat karena mereka pada akhirnya akan kembali ke kelompok itu jika tidak memiliki tempat untuk bernaung.
Ia juga mengatakan bahwa jika kelompok itu, terdorong oleh perintah pembubaran, menghentikan praktik meminta sumbangan paksa dan memulai kembali dari awal, kebebasan beragama mereka harus dihormati. Ia menegaskan bahwa kelompok itu harus diawasi dengan ketat agar tidak kembali menjalankan kegiatan semacam itu.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-06-24T05:58:30.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
