Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Draf Rencana Suksesi Kekaisaran Diajukan ke Parlemen Jepang

Jepang tengah membahas langkah-langkah untuk menjamin kelangsungan suksesi Kekaisaran. Draf usulan dari pimpinan Parlemen menyarankan agar anggota perempuan tetap berada di keluarga Kekaisaran setelah menikah, serta mengusulkan adopsi keturunan laki-laki dari bekas cabang keluarga Kekaisaran.

NHK WORLD2 mnt

Bagikan Artikel

Gedung Parlemen Jepang sebagai tempat pengajuan draf usulan suksesi Kekaisaran.

Visual Utama

Draf Rencana Suksesi Kekaisaran Diajukan ke Parlemen Jepang

Tutup
Gedung Parlemen Jepang sebagai tempat pengajuan draf usulan suksesi Kekaisaran.

Jepang saat ini tengah membahas langkah-langkah untuk menjamin kelangsungan suksesi Kekaisaran. Sebuah draf usulan yang diajukan oleh pimpinan Parlemen mengusulkan agar anggota keluarga perempuan tetap berstatus sebagai anggota keluarga Kekaisaran setelah menikah.

Draf tersebut juga menyarankan adopsi keturunan laki-laki dari garis keturunan laki-laki yang berasal dari bekas cabang keluarga Kekaisaran.

Saat ini, keluarga Kekaisaran Jepang terdiri dari Kaisar Naruhito beserta 15 anggota lainnya. Berdasarkan Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran, Takhta Kekaisaran hanya diwariskan kepada anggota laki-laki dari garis keturunan laki-laki.

Hanya ada tiga anggota keluarga yang memenuhi syarat pewaris takhta saat ini, dan hanya Pangeran Hisahito yang mewakili generasi muda. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan ketiadaan penerus di masa depan.

Masalah lainnya adalah menyusutnya jumlah anggota keluarga Kekaisaran yang bertugas mengunjungi daerah terdampak bencana serta mempromosikan hubungan baik internasional. Sesuai aturan saat ini, anggota perempuan harus meninggalkan keluarga Kekaisaran ketika mereka menikah dengan orang dari luar kalangan Kekaisaran.

Pada hari Senin, ketua dan wakil ketua Majelis Tinggi maupun Majelis Rendah memaparkan draf usulan mereka kepada para pimpinan partai dan kelompok parlemen. Draf tersebut menegaskan bahwa garis suksesi Kekaisaran dari Kaisar kepada adiknya, Putra Mahkota Akishino, dan Pangeran Hisahito harus dijamin kelangsungannya.

Usulan tersebut juga mencakup agar anggota perempuan tetap berada di dalam keluarga Kekaisaran setelah menikah. Meskipun draf ini tidak merinci apakah kelak pasangan dan anak-anak mereka juga akan menjadi anggota keluarga Kekaisaran, draf ini mencatat bahwa keinginan para anggota perempuan harus dihormati sebagai langkah transisi.

Sementara itu, usulan adopsi akan berlaku bagi keturunan laki-laki dari garis keturunan laki-laki di 11 bekas cabang Kekaisaran yang kehilangan status kebangsawanannya pada tahun 1947.

Ketua Majelis Rendah, Mori Eisuke, menyatakan harapannya agar rancangan undang-undang revisi Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran ini dapat disahkan pada sesi Parlemen saat ini, dengan adanya pemahaman dan kerja sama dari seluruh pihak terkait. Para pimpinan Parlemen berencana menyerahkan usulan resmi ini kepada pemerintah sebagai bentuk konsensus legislatif pada hari Rabu.

Pemerintah selanjutnya diharapkan dapat segera menyusun undang-undang yang diperlukan, termasuk revisi Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-06-08T11:50:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

kekaisaran jepangsuksesi kekaisaranparlemen jepangpangeran hisahitoundang-undang rumah tangga kekaisaran

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.