Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Damkar Tokyo Kembangkan Bahan Pemadam Khusus untuk Atasi Kebakaran Baterai Litium-ion

Dinas Pemadam Kebakaran Tokyo bekerja sama dengan sektor swasta untuk menciptakan bahan pemadam yang mampu mencegah baterai litium-ion menyala kembali setelah dipadamkan.

NHK WORLD2 mnt

Bagikan Artikel

Ilustrasi petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api pada perangkat elektronik yang menggunakan baterai litium-ion untuk menguji bahan pemadam baru.

Visual Utama

Damkar Tokyo Kembangkan Bahan Pemadam Khusus untuk Atasi Kebakaran Baterai Litium-ion

Tutup
Ilustrasi petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api pada perangkat elektronik yang menggunakan baterai litium-ion untuk menguji bahan pemadam baru.

Dinas Pemadam Kebakaran Tokyo dan Kurita Water Industries mengadakan upacara penandatanganan proyek di Tokyo pada hari Kamis untuk mengembangkan bahan pemadam api khusus bagi kebakaran baterai litium-ion. Baterai jenis ini umum digunakan dalam pengisi daya portabel, ponsel pintar, komputer pribadi, dan berbagai produk isi ulang lainnya.

Baterai litium-ion dapat menghasilkan panas, meledak, atau terbakar jika terpapar suhu tinggi atau terkena benturan keras. Salah satu tantangan utama dalam penanganannya adalah baterai sering kali dapat menyala kembali bahkan setelah api terlihat sudah dipadamkan.

Dalam sebuah eksperimen oleh dinas pemadam kebakaran, suhu baterai tetap melampaui 400 derajat Celsius meski api awal sudah berhasil dipadamkan. Hal inilah yang memicu risiko kebakaran susulan yang berbahaya.

Kurita Water Industries mengeklaim bahwa bahan yang tengah mereka kembangkan dapat mengurangi risiko penyalaan kembali dengan menekan reaksi kimia yang menjaga api tetap menyala. Perusahaan tersebut akan bekerja sama dengan dinas pemadam kebakaran untuk memverifikasi efektivitas bahan tersebut melalui serangkaian uji coba.

Firma tersebut menargetkan penggunaan produk ini dalam operasi pemadam kebakaran profesional maupun alat pemadam api ringan (APAR) untuk kebutuhan rumah tangga. Pejabat Kurita Water Industries, Iwata Yukihiro, menjelaskan bahwa api baterai litium-ion dapat berkobar kembali beberapa menit setelah tampak padam.

Ia berharap perusahaannya dapat memanfaatkan keahlian dari pengembangan bahan kimia dan peralatan pengolahan air untuk menciptakan solusi pemadaman yang lebih efektif.

Ozaki Jun, kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran Tokyo, menyatakan bahwa kebakaran baterai litium-ion adalah masalah mendesak yang harus segera ditangani. Ia menyambut baik kerja sama dengan pihak swasta dalam mencari solusi teknis atas masalah tersebut.

Jumlah insiden kebakaran yang disebabkan oleh baterai litium-ion terus meningkat setiap tahun di Jepang. Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana melaporkan bahwa jumlah kasus pada tahun lalu mencapai total 1.297, angka tertinggi sejak data mulai dikumpulkan pada tahun 2022.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-05-21T10:13:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

baterai litium-ionpemadam kebakarantokyo fire departmentkurita water industriesteknologi jepangkeamanan baterai

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.