Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Dugaan Suap Pembangunan Balai Kota Yatsushiro, Anggota Dewan Kumamoto Ditangkap

Tiga orang ditangkap atas dugaan suap 60 juta yen dalam proyek rekonstruksi balai kota Yatsushiro yang rusak akibat gempa bumi besar sepuluh tahun lalu.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Gedung Balai Kota Yatsushiro di Prefektur Kumamoto yang menjadi pusat penyelidikan kasus dugaan suap.

Visual Utama

Dugaan Suap Pembangunan Balai Kota Yatsushiro, Anggota Dewan Kumamoto Ditangkap

Tutup
Gedung Balai Kota Yatsushiro di Prefektur Kumamoto yang menjadi pusat penyelidikan kasus dugaan suap.

Seorang anggota dewan kota dan dua orang lainnya ditangkap atas dugaan menerima suap terkait pembangunan kembali balai kota Yatsushiro di Prefektur Kumamoto, Jepang bagian barat. Gedung tersebut tidak lagi dapat digunakan setelah mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi dahsyat sepuluh tahun lalu.

Ketiga tersangka yang diamankan adalah Narimatsu Yukio yang saat ini menjabat sebagai anggota dewan kota, seorang mantan anggota dewan, serta seorang pejabat perusahaan.

Pihak kepolisian Tokyo menyebutkan bahwa para tersangka diduga menerima dana sebesar 60 juta yen, atau sekitar 383.000 dolar AS, dari staf kantor cabang Kyushu milik Maeda Corporation pada Juni 2021. Imbalan tersebut diduga diberikan untuk melobi pejabat senior kota agar memberikan perlakuan istimewa dalam proses pelelangan.

Dilaporkan bahwa masa kedaluwarsa penuntutan telah berakhir bagi staf yang diduga memberikan suap tersebut. Dalam prosesnya, sebuah konsorsium yang mencakup Maeda Corporation menjadi satu-satunya peserta lelang dan memenangkan kontrak senilai 11,8 miliar yen, atau 99,9 persen dari harga yang ditetapkan pemerintah kota.

Balai kota baru yang dirancang untuk bertahan dari gempa dengan intensitas 7 pada skala seismik Jepang tersebut selesai dibangun pada Januari 2022. Akan tetapi, total biaya proyek dilaporkan membengkak lebih dari 5 miliar yen dari rencana awal, hingga mencapai total sekitar 17,1 miliar yen.

Markas investigasi gabungan kepolisian Tokyo dan Kumamoto mencurigai adanya praktik lobi kepada pejabat tinggi kota agar konsorsium tersebut mendapatkan perlakuan menguntungkan. Sejauh ini, polisi belum memberikan keterangan apakah ketiga tersangka telah mengakui tuduhan tersebut.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-05-07T11:30:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

jepangkumamotoyatsushirokasus suapkorupsianggota dewanpembangunan gedung

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.