Pemerintah Jepang dan Perbankan Bahas Risiko Keamanan AI Claude Mythos
Badan Layanan Keuangan Jepang akan bertemu dengan sektor finansial guna memitigasi risiko keamanan dari model AI baru yang mampu mendeteksi celah sistem.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Pemerintah Jepang dan Perbankan Bahas Risiko Keamanan AI Claude Mythos
Badan Layanan Keuangan (FSA) Jepang berencana bertemu dengan perwakilan sektor keuangan untuk membahas risiko yang mungkin ditimbulkan oleh model kecerdasan buatan (AI) baru terhadap keamanan perbankan. Model bernama Claude Mythos tersebut dikembangkan oleh Anthropic, perusahaan rintisan yang berbasis di Amerika Serikat.
Sistem AI ini dilaporkan memiliki kemampuan luar biasa dalam mengidentifikasi celah keamanan pada sistem operasi dan peramban web. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa teknologi tersebut dapat dieksploitasi oleh peretas untuk menyerang infrastruktur keuangan.
Menteri Layanan Keuangan Katayama Satsuki menyatakan bahwa pihaknya akan menggelar pertemuan dengan berbagai lembaga keuangan untuk bertukar pandangan paling cepat pada Jumat ini. Peserta yang dijadwalkan hadir meliputi Bank of Japan, tiga megabank utama, serta Bursa Efek Tokyo.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-04-23T02:20:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

