Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Jepang dan Lima Negara Eropa Kecam Serangan Iran dan Penutupan de Facto Selat Hormuz

Jepang, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Belanda mengecam penutupan de facto Selat Hormuz oleh Iran serta serangannya terhadap negara-negara tetangga. Keenam negara juga menyatakan kesiapan untuk mendukung jalur aman di selat itu dan menstabilkan pasar energi.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Ilustrasi kapal tanker di Selat Hormuz di tengah ketegangan Iran dan pernyataan bersama Jepang serta lima negara Eropa.

Visual Utama

Jepang dan Lima Negara Eropa Kecam Serangan Iran dan Penutupan de Facto Selat Hormuz

Tutup
Ilustrasi kapal tanker di Selat Hormuz di tengah ketegangan Iran dan pernyataan bersama Jepang serta lima negara Eropa.

Jepang dan lima negara Eropa telah mengecam dengan tegas penutupan de facto Selat Hormuz oleh Iran dan serangannya terhadap negara-negara tetangga. Jepang, bersama Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Belanda, merilis pernyataan bersama pada hari Kamis.

Pernyataan itu menyebut bahwa campur tangan Iran dalam pelayaran internasional dan gangguan pada rantai pasokan energi global merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional. Pernyataan itu juga menyerukan moratorium komprehensif segera atas serangan terhadap infrastruktur sipil.

Selain itu, pernyataan tersebut menyampaikan kesiapan keenam negara untuk berkontribusi dalam upaya memastikan jalur aman melalui Selat Hormuz. Mereka juga berjanji mengambil langkah untuk menstabilkan pasar energi, seperti bekerja sama dengan sejumlah negara penghasil minyak untuk meningkatkan produksi.

Versi Berita.Jepang.org: Sabtu, 18 April 2026 pukul 03.24 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-03-19T17:56:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / WORLD
Pranala Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.