Laporan Kehilangan Barang di Tokyo Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Kepolisian Metropolitan Tokyo mencatat 4,5 juta laporan kehilangan barang sepanjang tahun lalu, angka tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 1940.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Kepolisian Metropolitan Tokyo mencatat jumlah laporan kehilangan barang mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah pada tahun lalu. Sebanyak 4,5 juta laporan diterima, naik 3 persen dibandingkan tahun 2024 dan menjadi angka tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 1940.
Nilai uang tunai yang dilaporkan hilang mencapai 4,5 miliar yen (sekitar 28 juta dolar AS), yang juga mencetak rekor baru dengan kenaikan 0,5 persen dari tahun sebelumnya.
Sekitar 70 persen dari uang tunai tersebut, atau kira-kira 20 juta dolar AS, berhasil dikembalikan kepada pemilik aslinya. Sementara itu, sekitar 4,3 juta dolar AS diserahkan kepada pemerintah kota karena pemiliknya tidak dapat diidentifikasi.
Dalam satu kasus tunggal, jumlah uang tunai terbesar yang dilaporkan hilang mencapai 27 juta yen (lebih dari 170.000 dolar AS). Selain uang, hampir 820.000 dokumen identitas seperti kartu kredit, SIM, dan dokumen sertifikasi lainnya juga dilaporkan hilang.
Pihak kepolisian menilai lonjakan pariwisata mancanegara serta tren penggunaan perangkat elektronik kecil, seperti earphone nirkabel, menjadi faktor utama di balik meningkatnya jumlah laporan kehilangan ini.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-03T08:17:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
