PayPay Siap Melantai di Bursa Nasdaq Amerika Serikat
PayPay berencana mencatatkan sahamnya di bursa Nasdaq AS untuk memperkuat ekspansi internasional dan menggandeng Visa untuk layanan pembayaran di Amerika Serikat.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
PayPay, aplikasi pembayaran seluler asal Jepang, tengah bersiap mencatatkan sahamnya di bursa Nasdaq Amerika Serikat guna memperkuat operasional di luar negeri. Perusahaan ini merupakan salah satu penyedia aplikasi pembayaran terbesar di Jepang.
Pada Kamis, PayPay mengajukan dokumen ke Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat. Perusahaan menargetkan untuk melantai di bursa yang didominasi saham teknologi tersebut paling cepat pada Maret mendatang.
Sejak diluncurkan tahun 2018, PayPay telah berkembang pesat hingga memiliki lebih dari 72 juta pengguna per akhir Desember lalu.
Selain itu, PayPay juga telah menandatangani kemitraan dengan penyedia kartu kredit Visa. Kerja sama ini bertujuan untuk memulai layanan pembayaran nontunai di wilayah Amerika Serikat.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-13T08:31:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / BIZTCH
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.