Saham PayPay Melonjak pada Hari Pertama Perdagangan di Nasdaq
Saham PayPay naik lebih dari 13 persen saat debutnya di bursa Nasdaq, membuat nilai pasar penyedia aplikasi pembayaran asal Jepang ini mencapai 12,1 miliar dolar AS.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Saham PayPay melonjak pada hari pertama perdagangannya di bursa Nasdaq, Amerika Serikat. Perusahaan yang mengoperasikan salah satu aplikasi pembayaran seluler terbesar di Jepang ini menutup perdagangan hari Kamis di harga 18,16 dolar AS, naik lebih dari 13 persen dari harga penawaran awalnya.
Kenaikan tersebut membuat nilai pasar atau valuasi perusahaan mencapai sekitar 12,1 miliar dolar AS. Afiliasi SoftBank Group ini didirikan pada tahun 2018 dan kini telah memiliki lebih dari 73 juta pengguna di Jepang.
Penyedia layanan pembayaran tersebut kini tengah menargetkan ekspansi ke luar pasar domestik. Bulan lalu, PayPay menandatangani kesepakatan kemitraan dengan perusahaan kartu kredit Visa untuk mulai menyediakan layanan di Amerika Serikat."Sebagai bisnis teknologi finansial (fintech) global, kami bertujuan untuk tumbuh melalui persaingan dengan perusahaan lain di seluruh dunia," ujar Presiden dan CEO PayPay, Nakayama Ichiro. Ia menambahkan bahwa perusahaan juga sedang menjajaki berbagai peluang bisnis di pasar-pasar lain di luar Amerika Serikat.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-13T02:52:51.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.