Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Seven-Eleven Japan Kurangi Frekuensi Pengiriman Makanan Akibat Krisis Tenaga Kerja

Seven-Eleven Japan mengurangi frekuensi pengiriman makanan ke gerai guna menekan biaya tenaga kerja di tengah kelangkaan pekerja. Meski jadwal berkurang, volume produksi dan pengiriman harian dipastikan tidak berubah.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Arsip TersediaNHK WORLD

Arsip Visual

Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip

Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.

Ekonomi12 Feb 2026

Seven-Eleven Japan mengumumkan pengurangan frekuensi pengiriman onigiri, sandwich, dan berbagai produk makanan lainnya ke gerai-gerai mereka akibat kekurangan tenaga kerja. Operator minimarket terbesar di Jepang ini menurunkan jadwal pengiriman dari tiga kali menjadi dua kali sehari.

Kebijakan ini mulai diterapkan sejak Senin pekan ini di sejumlah fasilitas pengolahan makanan di Hokkaido. Perusahaan memperkirakan langkah tersebut dapat menekan biaya tenaga kerja sekitar 10 persen.

Manajemen menekankan bahwa total volume produksi dan jumlah pengiriman harian akan tetap sama. Sistem ini kemungkinan akan diperluas ke fasilitas produksi lain di Jepang guna meningkatkan efisiensi operasional.

Jaringan pesaing, FamilyMart, juga menghadapi tantangan kekurangan tenaga kerja yang serupa dan mulai memusatkan produksi produk-produk tertentu di lokasi yang sama.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-02-12T04:48:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala Sumber (Arsip)

Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

seven-eleven japankrisis tenaga kerjaekonomi jepangminimarket jepangpengiriman makanankonbini

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.