Pengiriman Produk Asahi Kembali Normal Usai Gangguan Serangan Siber
Asahi Group Holdings menyatakan distribusi produk bir dan lainnya telah pulih sepenuhnya setelah empat bulan terdampak serangan ransomware. Seluruh pengiriman ditargetkan kembali normal pada April mendatang.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Asahi Group Holdings menyatakan pada Kamis bahwa kemampuan distribusi bir dan produk lainnya telah pulih sepenuhnya. Pemulihan ini tercapai lebih dari empat bulan setelah serangan siber jenis ransomware pada September lalu menyebabkan kegagalan sistem dan penghentian operasional perusahaan.
Sebelumnya, meskipun sebagian sistem telah diperbaiki dan pesanan dapat diproses, keterlambatan pengiriman tetap terjadi. Hingga baru-baru ini, proses dari pemesanan hingga pengiriman membutuhkan waktu sekitar tiga hari.
Pihak perusahaan menyebutkan bahwa kini durasi pengiriman telah kembali menjadi dua hari, sama seperti sebelum serangan siber terjadi. Saat ini, perusahaan masih memprioritaskan distribusi jenis bir yang populer dan membatasi pengiriman untuk barang-barang lainnya.
Manajemen menargetkan pengiriman untuk seluruh lini produk akan kembali normal sepenuhnya pada April. Namun, gangguan sistem tersebut telah mengakibatkan penurunan pendapatan bagi grup.
Perusahaan mencatat bahwa penjualan bir pada Januari lalu mengalami penurunan sebesar 11 persen dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 16.37 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-12T07:32:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.