Polisi Hong Kong Tangkap 6 Tersangka Perampokan Uang Tunai, Termasuk 3 Warga Jepang
Kepolisian Hong Kong menangkap enam orang terkait perampokan uang tunai senilai 51 juta yen. Salah satu korban diduga terlibat sebagai informan yang membantu komplotan pelaku dalam aksi tersebut.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Kepolisian Hong Kong tengah menyelidiki kasus perampokan senilai sekitar 51 juta yen (sekitar 330.000 dolar AS) yang berujung pada penangkapan enam tersangka, termasuk tiga warga negara Jepang. Insiden ini bermula saat sebuah ransel berisi uang tunai milik dua pria warga Jepang dirampas di sebuah jalan ramai di pusat kota Hong Kong pada Jumat.
Dari enam tersangka yang ditangkap, salah satunya merupakan pria Jepang berusia akhir 20-an yang awalnya melaporkan kejadian tersebut sebagai korban. Ia ditahan atas dugaan memberikan informasi kepada kelompok pelaku setelah penyelidik menemukan keterangan yang saling bertentangan.
Kedua korban diketahui merupakan pedagang logam mulia yang tiba di Hong Kong dengan membawa uang tunai sekitar 190 juta yen (setara 1,2 juta dolar AS). Mereka diduga berniat menukarkan mata uang yen ke dolar Hong Kong untuk keperluan transaksi barang dagangan.
Tiga tersangka lainnya—dua pria Jepang dan seorang wanita asal Tiongkok daratan—ditangkap di Bandara Hong Kong saat mencoba melarikan diri dengan sebagian uang curian. Dua tersangka sisanya, yang merupakan pria asal Tiongkok daratan dan Hong Kong, diduga membantu proses penukaran uang hasil rampokan tersebut.
Kasus ini diduga berkaitan dengan percobaan perampokan di area parkir Bandara Haneda, Tokyo, pada hari yang sama. Dalam insiden di Tokyo, seorang pria Jepang berusia 50-an diserang dengan cairan mirip semprotan merica di dekat mobilnya yang berisi uang tunai sekitar 190 juta yen.
Kepolisian Metropolitan Tokyo meyakini bahwa pria yang sama mungkin telah dirampok kembali setibanya di Hong Kong dari Jepang. Saat ini, kepolisian Tokyo dan Hong Kong tengah berkoordinasi erat untuk menyelidiki kemungkinan keterkaitan antara kedua insiden kriminal tersebut.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-31T23:34:41.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.