Pejabat Shogi Siapkan Kebijakan Baru bagi Pemain Hamil
Badan pengelola shogi Jepang meminta maaf setelah melarang pemain hamil tampil dalam partai perebutan gelar menjelang waktu persalinan. Asosiasi itu akan menyusun kebijakan baru setelah berkonsultasi dengan panel ahli.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Badan Pengelola Shogi Jepang menetapkan aturan itu pada April tahun lalu. Aturan tersebut menyebutkan bahwa pemain hamil harus digantikan jika perkiraan tanggal persalinan mereka jatuh dalam periode tertentu dari partai gelar yang sudah dijadwalkan.
Pejabat mengumumkan bulan lalu bahwa mereka akan mencabut sebagian aturan itu dan berupaya mengakomodasi pemain hamil. Keputusan itu diambil setelah Fukuma Kana, yang memegang enam gelar putri, meminta peninjauan.
Asosiasi itu untuk pertama kalinya menanggapi masalah ini dalam konferensi pers pada Jumat. Pejabat senior Katagami Daisuke menyampaikan permintaan maaf yang mendalam dan mengakui ada kekurangan komunikasi.
Fukuma kalah tanpa bertanding dalam sebuah partai perebutan gelar pada 2024, ketika ia sedang hamil dan beberapa permintaannya untuk menjadwalkan ulang pertandingan tidak diterima.
Pada Jumat, Katagami mengatakan asosiasi telah melakukan semua yang bisa dilakukan untuk menjadwalkan ulang sebanyak mungkin pertandingan. Asosiasi mengatakan berencana menyusun aturan baru terkait kehamilan dan persalinan setelah berdiskusi dengan panel ahli dan pemain shogi perempuan.
Para pejabat berencana meminta pendapat hingga akhir April.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-23T22:14:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.