TEPCO Akan Periksa Inti Reaktor PLTN Fukushima Daiichi Tahun Ini
TEPCO berencana memeriksa bagian dalam bejana tekan reaktor PLTN Fukushima Daiichi pada paruh pertama tahun fiskal 2026. Langkah ini menjadi momen pertama bagi operator untuk melihat langsung kondisi inti reaktor sejak kerusakan akibat bencana 2011.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Tokyo Electric Power Company (TEPCO) tengah berupaya menonaktifkan pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut. Reaktor unit 1, 2, dan 3 sebelumnya mengalami pelelehan inti (meltdown) akibat gempa bumi dan tsunami besar pada tahun 2011.
Salah satu tantangan terbesar dalam proses penonaktifan ini adalah pengangkatan puing bahan bakar radioaktif (fuel debris), yaitu campuran bahan bakar nuklir yang meleleh bersama struktur bangunan di sekitarnya.
Di ketiga reaktor tersebut, diperkirakan masih terdapat sekitar 880 ton puing bahan bakar yang tertahan di dalam bejana tekan dan bejana penampung yang menaungi inti reaktor.
TEPCO mengumumkan pada Kamis bahwa mereka akan memulai survei di dalam bejana tekan reaktor unit 2 pada paruh pertama tahun fiskal 2026, yang dimulai pada bulan April mendatang.
Perusahaan berencana menggunakan serat optik (fiberscope) berdiameter 5 milimeter yang dilengkapi dengan kamera dan alat pengukur radiasi (dosimeter).
Alat tersebut akan dimasukkan melalui pipa menuju bagian dalam bejana tekan untuk mengambil gambar struktur di sekitarnya sekaligus memetakan sebaran data radiasi. Hasil survei ini akan digunakan untuk mempelajari metode yang tepat guna mengangkat puing bahan bakar tersebut.
Pemeriksaan bagian dalam bejana tekan di Fukushima Daiichi ini awalnya dijadwalkan pada tahun fiskal 2024. Namun, rencana tersebut ditunda karena adanya kebutuhan pengembangan perangkat khusus.
Sebelumnya, TEPCO juga berencana melakukan survei menggunakan drone pada bejana penampung reaktor unit 3 pada Desember lalu, tetapi rencana itu tertunda karena kerusakan peralatan. Perusahaan belum memutuskan kapan survei tersebut akan dilaksanakan kembali.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-29T13:37:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.