Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Saham Tokyo Melemah Hari Kedua Akibat Kekhawatiran Harga Minyak

Indeks Nikkei 225 jatuh lebih dari 3 persen menyusul ancaman gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz dan ketidakpastian konflik di Iran.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Arsip TersediaNHK WORLD

Arsip Visual

Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip

Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.

Ekonomi3 Mar 2026

Bursa saham Tokyo mengalami penurunan untuk hari kedua berturut-turut di tengah kekhawatiran atas lonjakan harga minyak mentah dan ancaman konflik berkepanjangan di Iran. Indeks acuan Nikkei 225 jatuh sebesar 3,06 persen pada hari Selasa dan ditutup pada level 56.279, dipicu aksi jual investor sejak pembukaan perdagangan.

Sentimen negatif pasar didorong oleh laporan bahwa Iran mengancam akan menyerang kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi kapal tanker minyak dunia.

Presiden AS Donald Trump turut mengguncang pasar dengan menyatakan bahwa pertempuran di Iran mungkin berlangsung selama beberapa minggu atau lebih. Analis menilai investor berupaya mengurangi eksposur risiko karena kenaikan harga minyak yang berkepanjangan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi global.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-03-03T08:36:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala Sumber (Arsip)

Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.