Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Penjualan Department Store Jepang Menurun pada 2025

Penjualan department store di Jepang turun pada 2025 untuk pertama kalinya dalam lima tahun. Imbauan China agar warganya menghindari perjalanan ke Jepang disebut ikut memicu penurunan besar pada penjualan bebas bea.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Arsip TersediaNHK WORLD

Arsip Visual

Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip

Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.

Ekonomi23 Jan 2026

Asosiasi Department Stores Jepang mengatakan total penjualan tahun lalu mencapai 5,675 triliun yen, atau sekitar 36 miliar dolar. Angka itu turun 1,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penjualan barang bebas bea anjlok 12,7 persen menjadi sekitar 3,6 miliar dolar.

Pemerintah China mengeluarkan imbauan perjalanan itu pada November. Langkah tersebut diambil setelah Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae merujuk pada kemungkinan keadaan darurat Taiwan dalam pernyataannya di Diet Jepang.

Pada Desember, jumlah wisatawan China ke Jepang dan belanja mereka di department store sama-sama turun sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pejabat Asosiasi Department Stores, Nishisaka Yoshiharu, mencatat jumlah penerbangan dari China juga menurun.

Ia mengatakan dampaknya terhadap penjualan toko kemungkinan akan berlanjut untuk sementara, termasuk selama periode libur Tahun Baru Imlek.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-01-23T10:55:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala Sumber (Arsip)

Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

department store jepangpenjualan bebas beawisatawan chinaimbauan perjalanan chinatakaichi sanaetahun baru imlek

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.