Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Punch, Monyet Kesepian yang Memikat Pengunjung di Ichikawa

Bayi monyet Punch yang ditinggalkan induknya menjadi sensasi setelah videonya bersama boneka orangutan viral. Kini, ia menarik banyak pengunjung ke Kebun Binatang dan Kebun Botani Kota Ichikawa, meski beberapa penggemar mengkhawatirkan kesejahteraannya.

NHK WORLD3 mnt

Bagikan Artikel

Punch, bayi monyet, sedang bermain dengan boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa

Visual Utama

Punch, Monyet Kesepian yang Memikat Pengunjung di Ichikawa

Tutup
Punch, bayi monyet, sedang bermain dengan boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa

Keceriaan Punch Menarik Pengunjung dari Seluruh Dunia

Bahkan ketika tidak bersama teman-teman sesama monyet, Punch, kera Jepang kecil ini, tetap menjadi bintang. Setiap pagi, antrean panjang terbentuk di luar Kebun Binatang dan Kebun Botani Kota Ichikawa di Prefektur Chiba, dekat Tokyo.

Banyak pengunjung datang ke kebun binatang Kota Ichikawa untuk melihat Punch.
Banyak pengunjung datang ke kebun binatang Kota Ichikawa untuk melihat Punch.

Pengunjung dari berbagai tempat berbondong-bondong ke Monkey Mountain di kebun binatang itu untuk melihat Punch.

Seorang pengunjung dari Filipina mengatakan ini adalah kunjungan pertamanya sehingga sangat bersemangat. Seorang pengunjung asal Kanada menyebut Punch juga telah menjadi viral di sana.

Ditelantarkan sejak Lahir

Punch lahir di kebun binatang tersebut pada Juli tahun lalu, lalu ditinggalkan oleh induknya tak lama kemudian.

Punch lahir di kebun binatang ini pada 2025.
Punch lahir di kebun binatang ini pada 2025.

Para penjaga kebun binatang memberinya boneka kera sebagai semacam pengganti ibu. Foto Punch yang memeluk boneka itu erat langsung viral di internet.

Punch Jadi Viral di Media Sosial

Ichikawa Kaori, penggemar Punch, rela menempuh perjalanan dua jam dari Tokyo setiap minggu untuk menjenguknya.

Saya melihatnya di X dan ingin melihatnya langsung karena dia sangat lucu, kata Ichikawa.

Punch bersama boneka isian
Punch bersama boneka isian

Ia rutin mengunggah video Punch, dan rekaman itu pun menarik perhatian banyak orang.

Salah satu video yang menampilkan Punch tertidur pulas di atas boneka isian meraih hampir 1 juta tayangan dan sekitar 60.000 suka. Ia mengatakan video itu diunggah secara santai karena menurutnya gambarnya lucu.

Ia mengaku sangat terkejut karena video itu mendapat respons begitu banyak.

Kisah Punch, yang sempat tampak terpinggirkan dari kelompok monyet mana pun, telah menyentuh hati banyak orang lintas budaya. Unggahan yang viral sering menggunakan tagar Cheer up, Punch! atau versi Jepang-nya, Ganbare Punch.

Seiring bertambahnya usia, Punch mulai meninggalkan bonekanya dan mulai membangun interaksi dengan monyet lain di kebun binatang.

Saat kru NHK berkunjung pada bulan Maret, ia terlihat mulai akrab dengan monyet-monyet lainnya.

Ichikawa mengatakan bahwa Punch berusaha keras menyesuaikan diri dengan kelompok itu, dan hal itu membuatnya terharu. Menurutnya, ini juga mendorongnya untuk terus menyemangati Punch dan menyaksikan pertumbuhannya.

Kebun Binatang: Punch Aman dan Sehat

Punch tampak berusaha menyesuaikan diri dengan monyet-monyet lain.
Punch tampak berusaha menyesuaikan diri dengan monyet-monyet lain.

Beberapa penggemar mengunggah video yang menunjukkan Punch seolah dirundung, sehingga kebun binatang menerima banyak komentar penuh kekhawatiran dari orang-orang di Jepang maupun luar negeri.

Para petugas menjelaskan bahwa perilaku itu adalah bagian normal dari kehidupan monyet.

Yasunaga Takashi, pejabat Kebun Binatang dan Taman Botani Kota Ichikawa
Yasunaga Takashi, pejabat Kebun Binatang dan Taman Botani Kota Ichikawa

Yasunaga Takashi, pejabat kebun binatang, menjelaskan bahwa di dunia kera Jepang, wajar bagi monyet yang lebih tinggi dalam hierarki untuk menunjukkan dominasi terhadap yang berada di bawahnya.

Kebun binatang menerima masukan yang menyarankan agar Punch dipisahkan dari kelompoknya. Ia memang sempat dipisahkan, tetapi hanya dari sebagian monyet.

Kebun binatang berhati-hati sebelum membuat perubahan yang lebih permanen.

Dalam pernyataannya, kebun binatang menekankan bahwa Punch sudah terbiasa hidup dalam kelompok ini, sehingga pemisahan sekarang berisiko membuatnya tidak bisa kembali.

Yasunaga menambahkan bahwa Punch dalam kondisi baik, jadi pengunjung diminta untuk mengamati dia dan kelompoknya dengan tenang.

Sulit memprediksi apakah ketenaran Punch akan bertahan saat ia dewasa. Untuk saat ini, sebagai monyet kecil yang kesepian dan menenangkan diri dengan boneka binatang, ia telah merebut hati banyak orang.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Pranala Sumber

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.