Dilema Go-kart di Jalanan Tokyo: Wisata Ikonik yang Mulai Dikeluhkan Warga
Wisata go-kart berkostum di distrik Shibuya memicu tumpukan keluhan warga terkait gangguan kebisingan dan manuver berkendara yang berbahaya. Meski pengawasan mulai diperketat, pihak berwenang menghadapi tantangan karena terbatasnya wewenang hukum untuk menertibkan wahana populer ini.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Dilema Go-kart di Jalanan Tokyo: Wisata Ikonik yang Mulai Dikeluhkan Warga

Polemik Gokart di Jalanan Shibuya

Gokart jalanan kini menjadi pemandangan yang semakin lazim di Tokyo, terutama di distrik ramai seperti Shibuya. Siapa pun yang memiliki surat izin mengemudi yang berlaku di Jepang diperbolehkan mengendarainya.
Namun, tidak semua pihak menyambut baik kehadiran wahana ini. Warga setempat mengeluhkan para pengemudi yang sering menerobos lampu merah atau bermanuver sembarangan demi menjaga formasi rombongan.
Mereka sangat berbahaya, ujar seorang warga Tokyo. Saat saya sendiri sedang mengemudi, kehadiran mereka terasa mengganggu dan menghalangi jalan.
Pemerintah Distrik Shibuya menyatakan telah menerima banyak keluhan terkait kebisingan dan aksi mengemudi yang ugal-ugalan. Namun, berdasarkan hukum yang berlaku, pemerintah setempat tidak memiliki wewenang untuk melarang kendaraan tersebut secara langsung. Dengan pilihan yang terbatas, pejabat beralih ke langkah yang lebih persuasif. Distrik tersebut kini menggunakan situs web resminya untuk memublikasikan daftar operator yang gagal memenuhi standar keselamatan atau komunitas, dengan harapan tekanan publik akan mendorong mereka untuk berbenah.
Angka Kecelakaan Gokart Terus Meningkat

Departemen Kepolisian Metropolitan mencatat bahwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan gokart terus meningkat. Pada 2024, terdapat enam insiden yang menyebabkan luka-luka, melonjak dari angka nol di tahun sebelumnya. Selain itu, kasus kerusakan properti meningkat tiga kali lipat menjadi 36 kasus.
Pihak berwenang tidak tinggal diam menghadapi risiko tersebut. Pemerintah telah memperkenalkan standar keselamatan yang lebih ketat sejak 2018, dengan mewajibkan penggunaan sabuk pengaman serta sandaran kepala.

Kepolisian Tokyo mendesak para operator untuk lebih gencar mengingatkan aspek keselamatan, termasuk larangan menerobos lampu merah atau berhenti di tengah jalan demi berfoto. Pihak berwenang juga telah menyusun pamflet panduan lalu lintas dalam bahasa Inggris, Korea, Mandarin, dan Thai.
Upaya Proaktif Pengelola Gokart
Para operator gokart menyatakan mereka menanggapi keluhan warga dengan serius dan telah menerapkan berbagai langkah pencegahan secara mandiri.
Salah satu perusahaan di Distrik Minato, Tokyo—kawasan wisata populer di sekitar Menara Tokyo—kini mewajibkan sesi pelatihan bagi pelanggan sebelum mereka diizinkan berkendara di jalan raya.

Perusahaan tersebut juga membatasi jumlah kelompok maksimal enam orang per tur serta menambah jumlah pemandu lapangan.
Pengemudi juga diminta menyimpan ponsel selama berkendara dan wajib memarkirkan gokart kembali ke dalam area toko, bukan di bahu jalan—praktik yang selama ini kerap memicu keluhan warga.
Operator lain mulai beralih menggunakan kendaraan listrik guna meredam kebisingan yang sering dikeluhkan masyarakat.
Dampak Ekonomi
Data Organisasi Pariwisata Nasional Jepang menunjukkan lebih dari 21 juta wisatawan asing berkunjung sepanjang Januari hingga Juni tahun ini. Angka tersebut melonjak 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu — laju pertumbuhan tercepat yang pernah tercatat.

Lonjakan pariwisata berbanding lurus dengan peningkatan pengeluaran. Badan Pariwisata Jepang mencatat bahwa wisatawan mancanegara menghabiskan lebih dari 4,8 triliun yen, atau sekitar 32 miliar dolar, pada paruh pertama tahun ini. Angka ini naik hampir 23 persen dari periode yang sama tahun lalu dan mencetak rekor baru lainnya.
Di saat pemerintah menargetkan jumlah pengunjung yang lebih besar, tantangan utamanya adalah menjaga keseimbangan yang sulit: menjamin keselamatan dan menghormati kebutuhan warga lokal tanpa mematikan aktivitas wisata populer ini.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.