Kurangnya Curah Hujan di Jepang Barat Resahkan Petani Padi
Para petani padi di Prefektur Kagawa, Jepang bagian barat, mengkhawatirkan kurangnya curah hujan baru-baru ini yang dapat berdampak pada hasil panen mereka.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Kurangnya Curah Hujan di Jepang Barat Resahkan Petani Padi
Para petani padi di Prefektur Kagawa, Jepang bagian barat, mengkhawatirkan kurangnya curah hujan baru-baru ini yang dapat berdampak pada hasil panen mereka. Fujimoto Masayuki menanam padi di sawah seluas sekitar 2,4 hektare di Kota Higashikagawa.
Ia mengatakan dalam beberapa pekan terakhir, kekurangan air telah mengeringkan sebagian sawahnya dan menyebabkan bulir padi menjadi kecokelatan.
Kurangnya curah hujan telah memutus pasokan air langsung ke sawah dan memicu pembatasan pengambilan air untuk pertanian. Panen dijadwalkan dimulai pada akhir bulan depan, tetapi tanaman padi belum tumbuh secara memadai dan sebagian bulirnya hampa.
Fujimoto memperkirakan hasil panennya akan turun sekitar 40 persen pada tahap ini. Ia khawatir penurunan akan berlanjut jika situasi terus berlangsung, mengingat tinggi permukaan air di kolam irigasi telah merosot sangat rendah.
Fujimoto mengatakan hal yang dapat ia lakukan saat ini hanyalah membagi sisa air sedikit demi sedikit dengan petani lainnya.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-26T08:38:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
