Badai Tropis Berat Chan-hom Mendarat di Prefektur Ibaraki, Jepang
Badai tropis berat Chan-hom mendarat di Prefektur Ibaraki dekat Tokyo pada Selasa. Hujan dan angin diperkirakan menguat di wilayah Kanto-Koshinetsu hingga Rabu, dengan kemungkinan hujan deras ekstrem di beberapa daerah.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Badai Tropis Berat Chan-hom Mendarat di Prefektur Ibaraki, Jepang
Badai tropis berat Chan-hom mendarat di Prefektur Ibaraki, Jepang, dekat Tokyo, pada hari Selasa. Hujan dan angin diperkirakan semakin intens di wilayah Kanto-Koshinetsu hingga Rabu, dengan kemungkinan hujan deras ekstrem di beberapa daerah.
Badan Meteorologi Jepang menyatakan badai itu mendarat di bagian selatan Prefektur Ibaraki sekitar pukul 20.00. Menurut pejabat, ini merupakan pendaratan pertama di prefektur tersebut sejak lembaga itu mulai mencatat data pada 1951.
Per pukul 21.00, Chan-hom diyakini bergerak ke barat dekat kota Namegata dengan kecepatan 20 kilometer per jam. Badai itu memiliki tekanan atmosfer 980 hektopaskal.
Badai ini membawa angin berkelanjutan hingga 90 kilometer per jam di dekat pusatnya, dengan hembusan puncak 126 kilometer per jam. Wilayah Kanto-Koshinetsu berada di zona angin kencang.
Dalam tiga jam hingga pukul 20.00, kecepatan angin seketika maksimum sekitar 105 kilometer per jam tercatat di kota Kitaibaraki dan sekitar 101 kilometer per jam di kota Mito, keduanya di Prefektur Ibaraki.
Hujan deras disertai petir diperkirakan di wilayah Kanto-Koshinetsu hingga Rabu. Kanto selatan bisa mengalami hujan deras ekstrem.
Dalam periode 24 jam hingga Rabu malam, curah hujan hingga 180 milimeter diperkirakan di Kanto selatan, hingga 150 milimeter di Kanto utara, hingga 120 milimeter di Koshin, dan hingga 100 milimeter di Kepulauan Izu.
Angin hingga sekitar 57 hingga 64 kilometer per jam diperkirakan pada Rabu di Kanto, Kepulauan Izu, dan Prefektur Niigata. Ombak tinggi juga diperkirakan di Kanto, dengan tinggi ombak 7 meter pada Selasa dan 5 meter pada Rabu.
Lembaga itu mengimbau masyarakat waspada terhadap banjir akibat hujan di daerah dataran rendah, sungai yang meluap, serta angin kencang dan ombak tinggi. Kewaspadaan juga disarankan terhadap longsor, sambaran petir, puting beliung, dan hembusan angin mendadak.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-11T13:48:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
