Tiga Singa di Kebun Binatang Tokyo Mati di Tengah Panas Ekstrem
Tiga singa betina di Tama Zoological Park, Tokyo, mati pada akhir Juli hingga awal Agustus. Dokter hewan menduga heatstroke; otopsi menunjukkan dehidrasi menyeluruh dan gagal multi-organ.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Tiga Singa di Kebun Binatang Tokyo Mati di Tengah Panas Ekstrem
Sebuah kebun binatang di Tokyo melaporkan tiga singa mati. Dokter hewan menduga mereka mengalami heatstroke.
Pada pertengahan Juli, 10 dari 16 singa di Tama Zoological Park jatuh sakit; sebagian tidak mampu berdiri, sebagian lain kehilangan nafsu makan.
Meski staf berupaya merawat hewan itu dengan mendinginkan tubuh dan memberi obat, seekor betina berusia tiga tahun mati pada 28 Juli. Ia disusul betina berusia 11 tahun pada 31 Juli dan betina berusia 15 tahun pada 2 Agustus.
Pihak kebun binatang mengatakan penyebab kematian baru akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan tersedia. Temuan otopsi patologis menunjukkan dehidrasi menyeluruh dan gagal multi-organ pada ketiga singa.
Tiga singa lainnya masih dalam perawatan.
Kebun binatang menyatakan menanggapi kematian itu dengan serius, akan terus merawat singa yang masih bergejala, dan mengelola kesehatan mereka. Keputusan kapan pameran singa dibuka kembali belum ditetapkan.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-03T21:30:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
