Penyintas Gempa Kumamoto Berisiko Heatstroke Saat Suhu Melampaui 40°C
Suhu di Prefektur Kumamoto melampaui 40 derajat Celsius pada Senin dan memecahkan rekor panas setempat. Warga yang masih terdampak gempa magnitudo 7,1 minggu lalu diimbau waspada heatstroke dan kemungkinan gempa susulan.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Penyintas Gempa Kumamoto Berisiko Heatstroke Saat Suhu Melampaui 40°C
Suhu melampaui 40 derajat Celsius di Prefektur Kumamoto, di bagian barat Jepang, pada Senin, memecahkan rekor panas di prefektur tersebut. Gempa magnitudo 7,1 mengguncang wilayah itu minggu lalu.
Pejabat setempat mengimbau warga waspada terhadap heatstroke dan kemungkinan gempa susulan.
Di Kota Kumamoto, suhu mencapai 40,3 derajat pada sore hari, suhu tertinggi yang pernah tercatat di prefektur itu. Badan Meteorologi Jepang mendesak masyarakat mengambil segala langkah pencegahan heatstroke, termasuk menghindari aktivitas di luar ruangan seperti pekerjaan pembersihan, serta tetap berada di tempat yang sejuk pada siang hari.
Pejabat prefektur mengumumkan bahwa seorang wanita berusia 70-an tahun meninggal dunia saat berlindung di dalam mobil setelah gempa. Penyebab kematian diduga heatstroke.
Di tengah aktivitas seismik yang meningkat, badan meteorologi menyerukan agar masyarakat tetap siaga terhadap gempa dengan intensitas hingga 7, level tertinggi pada skala seismik Jepang, hingga sekitar Selasa. Badan itu menyatakan risiko longsor dan rumah roboh tinggi di wilayah yang diguncang kuat.
Per pukul 07.30 Senin, otoritas di Kumamoto telah mengonfirmasi 38 orang tewas di prefektur itu sejak gempa. Lebih dari 4.600 rumah mengalami kerusakan, dan 181 hancur.
Lebih dari 8.500 orang mengungsi ke tempat penampungan darurat di prefektur tersebut. Per pukul 14.00 Minggu, sekitar 46.700 rumah tangga masih tanpa air.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-03T09:27:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
