Novelis Jepang Terlaris Higashino Keigo Meninggal Dunia
Penerbit mengumumkan kematian novelis misteri Higashino Keigo pada usia 68 tahun. Ia meninggal karena kanker kolorektal pada 23 Juli.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Novelis Jepang Terlaris Higashino Keigo Meninggal Dunia
Novelis Jepang terlaris Higashino Keigo meninggal dunia, menurut pengumuman penerbitnya. Ia berusia 68 tahun.
Higashino lahir di Prefektur Osaka pada 4 Februari 1958. Ia lulus dari Universitas Prefektur Osaka.
Ia debut pada usia 27 tahun dengan novel Hokago, atau After School, pada 1985, saat masih bekerja sebagai insinyur. Novel itu meraih Edogawa Rampo Prize.
Higashino adalah penulis fiksi yang produktif, terutama misteri. Serial Detective Galileo miliknya, yang pertama kali diterbitkan pada 1998, menampilkan seorang fisikawan jenius yang menggunakan keahliannya untuk memecahkan kasus.
The Devotion of Suspect X dalam serial itu meraih Naoki Prize yang bergengsi pada 2006. Higashino dikenal karena kejutan alur ceritanya dan penggambaran mendalam karakter manusia.
Buku terlarisnya mencakup Journey Under the Midnight Sun, yang juga diterbitkan sebagai Under the Midnight Sun, serial Detective Kaga, dan serial Masquerade.
Menurut penerbit Higashino, total karyanya berjumlah 106, termasuk yang terbaru yang dijadwalkan terbit pada 5 Agustus. Salah satu perusahaan itu mengatakan sekitar 109 juta eksemplar bukunya telah dirilis di Jepang dan karyanya telah diterbitkan di 41 negara dan wilayah.
Perusahaan itu mengatakan Higashino meninggal karena kanker kolorektal pada 23 Juli.
Penggemar Higashino di Tiongkok dan Korea Selatan ikut berduka atas kepergiannya. Ia dikenal luas di kedua negara itu, di mana media melaporkan kematiannya sebagai berita terkini.
Di Tiongkok, banyak orang menyampaikan penghormatan di platform media sosial Weibo. Seorang pengguna berterima kasih kepada Higashino atas karya-karya yang menemani masa muda mereka.
Pengguna lain mengatakan mereka menantikan novel barunya dan bahwa kematiannya di usia 68 tahun terasa terlalu cepat.
Seorang wanita berusia 20-an di Guangzhou, Provinsi Guangdong, mengatakan siapa pun yang sedikit saja tertarik pada misteri akan mengenal nama Higashino. Ia mengatakan rasanya seolah sebagian masa mudanya telah berlalu, dan menambahkan bahwa di usia 68 tahun, ia masih bisa menulis banyak novel lagi.
Seorang pria berusia 20-an mengatakan karya Higashino memberinya gambaran tentang masyarakat Jepang, yang ia anggap sangat menarik karena sulit dipelajari di tempat lain. Ia menambahkan sedih tiba-tiba kehilangan figur penting di era ini.
Penggemar di Korea Selatan juga menyampaikan penghormatan di media sosial. Penerbit edisi Korea The Devotion of Suspect X, di antara judul-judul lain, memposting pesan beserta foto Higashino, dengan mengatakan warisan sastra yang ditinggalkannya akan tetap ada di hati pembaca selama bertahun-tahun.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-07-27T11:48:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
