Operator LINE Ungkap Kebocoran Data 7 Juta Pengguna Gim
Operator aplikasi pesan LINE menyatakan kebocoran data menimpa lebih dari 7 juta pengguna layanan gimnya. LY Corporation mengakui data tersebut keliru terkirim ke perusahaan pelacak iklan pihak ketiga sejak Mei 2022.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Operator LINE Ungkap Kebocoran Data 7 Juta Pengguna Gim
Operator aplikasi pesan populer LINE menyatakan kebocoran data menimpa lebih dari 7 juta pengguna layanan gimnya. LY Corporation mengatakan perusahaan itu keliru mengirim data ke perusahaan pelacak iklan pihak ketiga sejak Mei 2022.
Kebocoran itu terungkap pada April dan melibatkan data sekitar 7,1 juta pengguna dari tiga gim. LY Corporation mengatakan data tersebut berupa rangkaian karakter acak yang mengidentifikasi pemain dan tidak terkait dengan LINE ID yang dipakai untuk menambahkan teman.
Pejabat perusahaan menekankan data itu tidak mencakup nama, alamat, atau nomor telepon. Mereka menambahkan bahwa perusahaan pihak ketiga telah memusnahkan data tersebut dan belum ada laporan penyalahgunaan tanpa izin.
Perusahaan meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran para pengguna. LY Corporation juga berjanji memperketat pencegahan kebocoran data.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-07-13T17:21:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
