Kaisar dan Permaisuri Jepang Hadiri Upacara Penyambutan di Amsterdam
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako disambut sebagai tamu negara oleh Raja dan Ratu Belanda di Amsterdam. Kunjungan resmi ini juga menjadi momen untuk memberikan penghormatan bagi korban Perang Dunia II.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Kaisar dan Permaisuri Jepang Hadiri Upacara Penyambutan di Amsterdam
Kaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Masako, yang tengah melakukan kunjungan resmi ke Belanda, disambut sebagai tamu negara dalam sebuah upacara di Amsterdam pada Rabu. Pasangan Kekaisaran tersebut didampingi oleh Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima di lapangan luar Istana Kerajaan Belanda.
Setelah lagu kebangsaan Jepang dikumandangkan oleh korps musik militer, Kaisar menerima penghormatan dari pasukan kehormatan. Beliau kemudian melakukan inspeksi pasukan bersama sang Raja.
Kaisar dan Permaisuri menyempatkan diri berbincang dengan para siswa dari sekolah Jepang setempat yang mengibarkan bendera kedua negara. Pasangan tersebut juga memberikan persetujuan untuk berfoto bersama dan berterima kasih kepada anak-anak atas kehadiran mereka dalam upacara tersebut.
Usai upacara penyambutan, pasangan Kekaisaran meletakkan karangan bunga dan mengheningkan cipta di monumen peringatan korban perang di lokasi yang sama. Sejarah mencatat bahwa Jepang dan Belanda pernah berperang selama Perang Dunia II di wilayah yang kini menjadi Indonesia, yang pada masa itu merupakan wilayah jajahan Belanda.
Pada masa itu, militer Kekaisaran Jepang menawan tentara Belanda sebagai tawanan perang dan menginternir penduduk sipil, dengan banyak di antaranya meninggal dunia akibat kerja paksa serta berbagai penyebab lainnya.
Sebelum memulai perjalanannya, Kaisar menyampaikan kepada wartawan bahwa beliau akan senantiasa mengingat penderitaan yang masih dirasakan banyak orang di Belanda. Beliau juga menekankan pentingnya belajar dengan rendah hati dari sejarah guna memperdalam pemahaman tentang masa lalu serta memupuk kecintaan terhadap perdamaian.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-06-17T11:18:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
