Kamboja Tahan Lima Warga Jepang Terkait Dugaan Penipuan Daring
Otoritas Kamboja menahan delapan warga asing yang diduga menjalankan penipuan daring di Phnom Penh. Lima di antaranya disebut warga Jepang, sementara tiga lainnya warga China.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Kamboja Tahan Lima Warga Jepang Terkait Dugaan Penipuan Daring
Otoritas Kamboja mengatakan mereka menahan delapan warga asing yang diduga menjalankan penipuan daring. Lima dari para tersangka disebut warga Jepang, sementara tiga lainnya berasal dari China.
Kelompok itu ditangkap di sebuah apartemen di ibu kota Phnom Penh pada Senin. Pihak berwenang mengatakan mereka juga menemukan sejumlah pakaian polisi Jepang serta dokumen palsu di lokasi tersebut.
Mereka meyakini para tersangka menyamar sebagai petugas kepolisian Jepang.
Pemerintah Kamboja tengah memperketat penindakan terhadap kelompok penipuan dengan tujuan mendorong mereka keluar dari negara itu pada April. Pemerintah mengatakan telah menahan lebih dari 2.500 orang.
Antara Januari hingga awal Februari, operasi tersebut mengakibatkan lebih dari 110.000 warga asing meninggalkan negara itu.
Seorang pejabat dari United Nations Office on Drugs and Crime mengatakan operasi penipuan di Kamboja biasanya berbasis di dekat perbatasan. Namun kini kelompok-kelompok itu terpecah menjadi unit yang lebih kecil dan berbaur ke kawasan perkotaan, sehingga lebih sulit diberantas.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-04-07T12:02:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
