Kepala Polisi Tokyo Desak Respons Tepat terhadap Kasus Penguntitan
Kepala Kepolisian Metropolitan Tokyo meminta para pejabat senior menangani permintaan bantuan terkait penguntitan secara tepat dan cepat. Arahan ini disampaikan setelah seorang perempuan 21 tahun tewas ditikam mantan pacarnya di sebuah kompleks komersial di Ikebukuro.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Kepala Polisi Tokyo Desak Respons Tepat terhadap Kasus Penguntitan
Kepala Kepolisian Metropolitan Tokyo menginstruksikan para pejabat senior agar merespons secara tepat permintaan bantuan terkait kasus penguntitan. Arahan itu disampaikan setelah seorang pegawai toko perempuan tewas ditikam mantan pacarnya di sebuah kompleks komersial.
Pertemuan digelar pada Selasa di markas Kepolisian Metropolitan Tokyo dan dihadiri 260 orang, termasuk kepala 102 kantor polisi serta pejabat senior kepolisian.
Kepala MPD Tsutsui Hiroki menyinggung insiden penikaman bulan lalu yang menewaskan perempuan berusia 21 tahun tersebut. Korban diserang di sebuah toko Pokémon di dalam gedung Sunshine City di Ikebukuro.
Tsutsui mengatakan permintaan bantuan dan laporan terkait penguntitan mencapai rekor tertinggi pada tahun lalu. Ia menambahkan bahwa kasus-kasus seperti itu memiliki risiko sangat tinggi berkembang menjadi kejahatan serius.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama erat antarbagian terkait sejak kasus pertama kali diketahui, agar tingkat risiko dan urgensinya dapat dinilai dengan tepat.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-04-07T11:23:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
