Jepang dan Uni Eropa Sepakat Bekerja Sama untuk Mengamankan Pasokan Mineral Kritis
Jepang dan Uni Eropa sepakat bekerja sama untuk mendiversifikasi rantai pasok mineral kritis, termasuk logam tanah jarang. Kesepakatan itu diumumkan setelah pertemuan di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, pada Rabu.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Menteri Perdagangan dan Industri Jepang Akazawa Ryosei bertemu dengan Stephane Sejourne, wakil presiden eksekutif Komisi Eropa untuk Strategi Industri dan Kemakmuran, di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, pada Rabu. Dalam pernyataan bersama setelah pertemuan itu, keduanya mengatakan akan bekerja sama untuk membentuk proyek swasta-publik secepat mungkin guna mendiversifikasi rantai pasok mineral kritis.
Awal bulan ini, China mengumumkan pembatasan yang lebih ketat atas ekspor ke Jepang untuk barang dwiguna yang berpotensi memiliki aplikasi militer. Langkah itu memicu kekhawatiran di kalangan perusahaan Jepang yang sangat bergantung pada logam tanah jarang dari China mengenai kemampuan mereka memperoleh pasokan alternatif.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-22T02:34:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / BIZTCH
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.