TEPCO Cari Mitra Bisnis Baru dalam Rencana Restrukturisasi
Tokyo Electric Power Company Holdings, atau TEPCO, akan mencari mitra bisnis baru dalam rencana restrukturisasinya. Perusahaan itu berharap kerja sama dapat membantu proses penonaktifan pembangkit Fukushima Daiichi dan memperkuat kinerja usaha.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Pemerintah menyetujui rencana 10 tahun TEPCO pada Senin. Perusahaan itu perlu mengamankan dana untuk memberi kompensasi atas kecelakaan nuklir 2011 dan menonaktifkan reaktor.
Presiden TEPCO Kobayakawa Tomoaki mengatakan,"Dalam jangka menengah hingga panjang, aliansi dengan perusahaan lain akan menjadi kunci bagi proses penonaktifan reaktor dan peningkatan nilai perusahaan."
Perusahaan menyatakan ingin menyusun kerangka kerja untuk menilai potensi kerja sama bisnis. Menurut sumber, gagasan ini akan melibatkan pembentukan perusahaan baru untuk menjalankan bisnis nonnuklir utilitas itu.
TEPCO kemudian akan mencari investor di entitas tersebut. Langkah itu bisa berujung pada reorganisasi besar operasi perusahaan.
Rencana restrukturisasi utilitas itu menyerukan pemangkasan biaya total sekitar 3,1 triliun yen, atau sekitar 20 miliar dolar AS, selama 10 tahun. TEPCO juga berencana menjual kepemilikan saham dan real estat senilai sekitar 1,3 miliar dolar AS dalam tiga tahun.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-26T08:33:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.