BERITA JEPANG

Keamanan Nasional

Jepang Wajibkan Sistem Deteksi Drone untuk Pembangkit Listrik Nuklir
Sains & Teknologi • 19 Mar

Jepang Wajibkan Sistem Deteksi Drone untuk Pembangkit Listrik Nuklir

Regulator nuklir Jepang mengumumkan bahwa seluruh pembangkit listrik nuklir di negara tersebut kini diwajibkan untuk memiliki sistem deteksi drone. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan tindakan anti-terorisme nasional. Otoritas Peraturan Nuklir (NRA) menetapkan keputusan untuk merevisi regulasi tersebut dalam pertemuan resmi pada hari Rabu. Aturan baru ini mewajibkan operator di 22 fasilitas krusial, termasuk pembangkit listrik nuklir dan reaktor penelitian, untuk segera memasang teknologi pendeteksi pesawat tanpa awak tersebut. Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya kekhawatiran terhadap celah pada sistem pengawasan fasilitas nuklir dari ancaman udara. Tahun lalu, sempat terjadi insiden di mana tiga cahaya misterius terlihat di langit sekitar pembangkit listrik nuklir Genkai di Prefektur Saga. Meskipun operator menduga itu adalah drone, tidak ada rekaman visual yang berhasil menangkap objek tersebut untuk konfirmasi lebih lanjut.

Perubahan Haluan: Partai Berkuasa Jepang Usulkan Pelonggaran Ekspor Senjata Mematikan
Politik • 06 Mar

Perubahan Haluan: Partai Berkuasa Jepang Usulkan Pelonggaran Ekspor Senjata Mematikan

Partai-partai penguasa di Jepang telah mengajukan proposal resmi kepada Perdana Menteri Takaichi Sanae untuk menghapus pembatasan ketat terhadap ekspor peralatan pertahanan nasional ke luar negeri. Saat ini, ekspor tersebut masih dibatasi hanya pada lima kategori non-mematikan. Anggota Komisi Riset Keamanan dari Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa bersama mitra koalisinya, Partai Inovasi Jepang, menyerahkan proposal tersebut pada hari Jumat. Langkah ini bertujuan untuk mengamandemen pedoman pelaksanaan tiga prinsip negara terkait transfer peralatan dan teknologi pertahanan ke luar negeri.

Jepang Susun Strategi Intelijen Nasional Pertama Akhir Tahun Ini
Politik • 14 Feb

Jepang Susun Strategi Intelijen Nasional Pertama Akhir Tahun Ini

Pemerintah Jepang berencana menyusun strategi intelijen nasional pertamanya pada akhir tahun ini sebagai pedoman bagi kegiatan pengumpulan dan analisis intelijen negara. Pemerintah juga menargetkan pembentukan biro intelijen nasional, kemungkinan paling cepat musim panas ini, sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat kemampuan intelijen negara. Saat ini, Kantor Riset dan Intelijen Kabinet, Badan Kepolisian Nasional, dan organisasi lain bertugas mengumpulkan dan menganalisis informasi terkait keamanan. Namun, sistem saat ini dinilai kurang pengawasan yang kuat akibat sekat-sekat antar instansi.

Analisis: Isu Keamanan Nasional Jadi Sorotan Jelang Pemilu Jepang
Politik • 04 Feb

Analisis: Isu Keamanan Nasional Jadi Sorotan Jelang Pemilu Jepang

Dengan meningkatnya ketegangan regional, keamanan nasional dan diplomasi telah menjadi isu utama bagi para pemilih dalam pemilihan umum Jepang. Komentator senior NHK, Kajiwara Takamoto, mengeksplorasi topik-topik ini dan pendekatan yang diambil oleh berbagai partai politik. T: Apa konteks mengenai lingkungan keamanan Jepang yang parah? Kajiwara Takamoto: China, Korea Utara, dan Rusia telah meningkatkan aktivitas militer di sekitar Jepang. Pembangunan militer China yang cepat secara khusus mengguncang keseimbangan keamanan di kawasan tersebut. Dan negara itu tampaknya memperluas jangkauannya.

Takaichi meminta pemimpin bisnis untuk mencari sumber-sumber beragam bahan-bahan kritis
Bisnis • 19 Jan

Takaichi meminta pemimpin bisnis untuk mencari sumber-sumber beragam bahan-bahan kritis

Japanese Prime Minister Takaichi Sanae telah meminta pemimpin bisnis Jepang untuk mendiversifikasi sumber pasokan bahan-bahan kritis setelah China menegakkan kontrol yang lebih ketat atas ekspornya ke Jepang. Takaichi bertemu dengan pejabat senior dari Federasi Bisnis Jepang, atau Keidanren, termasuk ketua Tsutsui Yoshinobu, di kantor Perdana Menteri pada hari Senin. Mereka bertukar pendapat tentang ekonomi, diplomasi, dan keamanan nasional, di antaranya.