Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Upaya Pemulihan Berlanjut di Prefektur Kumamoto yang Dilanda Gempa

Upaya pemulihan berlanjut pada Sabtu di tengah cuaca sangat panas di Prefektur Kumamoto, barat daya Jepang, menyusul gempa magnitudo 7,1 pada Selasa. Pihak berwenang mengimbau warga untuk mencegah sengatan panas.

NHK WORLD2 mnt

Bagikan Artikel

Petugas dan warga melakukan upaya pemulihan di Prefektur Kumamoto setelah gempa magnitudo 7,1

Visual Utama

Upaya Pemulihan Berlanjut di Prefektur Kumamoto yang Dilanda Gempa

Tutup
Petugas dan warga melakukan upaya pemulihan di Prefektur Kumamoto setelah gempa magnitudo 7,1

Upaya pemulihan berlanjut pada Sabtu di bawah cuaca yang sangat panas di Prefektur Kumamoto, barat daya Jepang, menyusul gempa magnitudo 7,1 pada Selasa. Pihak berwenang menyarankan warga di wilayah itu untuk mengambil langkah pencegahan sengatan panas.

Gempa magnitudo 7,1 terjadi pada Selasa sore. Guncangan tercatat mencapai intensitas maksimal 7 pada skala intensitas Jepang.

Pihak berwenang menyatakan jumlah korban meninggal mencapai 36. Angka tersebut masih menunggu konfirmasi.

Mereka mengatakan 1.500 rumah rusak, dan lebih dari 9.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Petugas menyisir reruntuhan sebuah mal di Kota Kashima, di mana tujuh orang meninggal dan lima orang terluka dalam ledakan yang terjadi setelah gempa. Pejabat menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan di mal itu kini telah diakhiri.

Suhu di sejumlah wilayah Prefektur Kumamoto pada Sabtu naik di atas 36 derajat Celsius, sementara pejabat cuaca memperkirakan puncak suhu 40 derajat pada Senin. Pejabat bergegas mengamankan cukup air minum dan memperingatkan warga agar menghindari keluar rumah pada bagian terpanas hari, tetap terhidrasi, dan beristirahat.

Gangguan pasokan air masih berlangsung di sejumlah tempat, dan banyak warga masih belum bisa mandi.

Seorang warga setempat mengatakan,"Saya belum bisa mencuci rambut dan ingin mencuci badan. Sangat shock, air mata pun tidak keluar.

Saya tidak tahu harus berbuat apa."

Rumah sementara sederhana yang disebut instant housing telah disiapkan di Kota Hikawa yang terdampak parah bagi warga yang rumahnya rusak. Sejumlah warga melihat hunian darurat itu pada Sabtu.

Seorang warga mengatakan ia mengira pembangunan hunian sementara akan memakan waktu beberapa hari, tetapi unit-unit itu dibangun dengan cepat dan menawarkan privasi sehingga ia tidak perlu terlalu memikirkan orang lain.

Bantuan dimobilisasi dari berbagai wilayah di seluruh negeri. Kota Hikawa menerima mobil toilet dari Kota Noto di Prefektur Ishikawa, Jepang tengah.

Seorang pejabat Hikawa mengatakan toilet adalah masalah terbesar, dan mereka sangat berterima kasih atas dukungan itu. Hikawa sempat memberikan bantuan kepada Noto pada 2024 menyusul Gempa Semenanjung Noto.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-08-01T23:20:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber (Arsip)

Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

gempa kumamotopemulihan gempa jepangsengatan panaskota hikawamal kashimaintensitas 7hunian sementarabantuan noto

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.