Majelis Rendah Jepang Sahkan RUU demi Menjaga Jumlah Anggota Keluarga Kekaisaran
Majelis Rendah Jepang menyetujui revisi Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran demi menjaga jumlah anggota keluarga kekaisaran. RUU itu diperkirakan juga lolos di Majelis Tinggi pada sidang Diet saat ini.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Majelis Rendah Jepang Sahkan RUU demi Menjaga Jumlah Anggota Keluarga Kekaisaran
Majelis Rendah Jepang telah menyetujui RUU revisi Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran demi menjaga jumlah anggota keluarga kekaisaran. RUU itu juga berpeluang lolos di Majelis Tinggi dalam sidang Diet yang sedang berjalan.
Dalam salah satu revisi, perempuan akan tetap menjadi anggota keluarga kekaisaran setelah menikah. Saat ini mereka meninggalkan rumah tangga kekaisaran jika menikah di luar keluarga kekaisaran.
RUU itu juga memungkinkan adopsi keturunan laki-laki dari garis laki-laki cabang keluarga kekaisaran terdahulu. Mereka yang diadopsi tidak dapat naik takhta, tetapi keturunan laki-laki mereka akan memenuhi syarat.
Partai Demokrat Liberal yang berkuasa dan mitra koalisinya, Partai Inovasi Jepang, termasuk yang mendukung RUU tersebut pada hari Jumat. Dari oposisi, Aliansi Reformasi Sentris, Partai Demokrat untuk Rakyat, dan Sanseito ikut mendukung.
Partai Komunis Jepang dan Reiwa Shinsengumi termasuk yang menolak RUU itu. Tim Mirai membiarkan anggotanya memilih sesuai penilaian masing-masing.
Resolusi tambahan juga diadopsi di komite Majelis Rendah. Resolusi itu meminta kajian berkelanjutan mengenai stabilitas suksesi kekaisaran, seiring perubahan jumlah anggota keluarga.
Keluarga kekaisaran saat ini terdiri atas Kaisar Naruhito dan 15 anggota lainnya. Berdasarkan Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran, Takhta Kekaisaran diwariskan kepada laki-laki dari garis laki-laki.
Saat ini hanya tiga anggota yang memenuhi syarat, dan di antara mereka hanya Pangeran Hisahito yang termasuk generasi muda keluarga. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap masa depan suksesi kekaisaran.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-07-10T08:35:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

