Tersangka Penyusupan ke Kedutaan Besar China di Tokyo Mengaku Terdorong Pesan Ilahi
Seorang anggota Pasukan Bela Diri Darat Jepang yang ditangkap karena diduga masuk tanpa izin ke kompleks Kedutaan Besar China di Tokyo mengaku bertindak setelah mendengar pesan ilahi dalam mimpi. Polisi juga menangkap ulang pria itu atas dugaan kepemilikan senjata secara ilegal.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Tersangka Penyusupan ke Kedutaan Besar China di Tokyo Mengaku Terdorong Pesan Ilahi
NHK mengetahui bahwa seorang pria yang ditangkap karena diduga menyusup ke area Kedutaan Besar China di Tokyo mengatakan ia mendengar pesan ilahi yang menyuruhnya menghentikan China menggunakan bahasa keras terhadap Jepang. Letnan Dua Pasukan Bela Diri Darat Jepang, Murata Kodai, yang bertugas di Kamp Ebino milik GSDF di Prefektur Miyazaki, ditangkap pada Maret atas dugaan masuk tanpa izin.
Polisi mengutip keterangan Murata, 23 tahun, yang mengatakan bahwa ia ingin menemui duta besar China dan memintanya menahan diri dari penggunaan bahasa semacam itu. Sebilah pisau dapur dengan panjang mata pisau 18 sentimeter, yang diyakini dibawa tersangka, ditemukan di semak-semak di dalam kompleks kedutaan.
Pada Selasa, polisi Tokyo kembali menangkap Murata atas dugaan kepemilikan senjata secara ilegal. Ia diyakini datang ke Tokyo sehari sebelum insiden itu dan menuju lokasi setelah bermalam di sebuah warnet.
Menurut sumber penyidik, tersangka memberi tahu polisi bahwa pada malam sebelum berangkat ke Tokyo ia bermimpi seorang dewa memberinya pesan tersebut. Pria itu dilaporkan mengatakan bahwa setelah itu ia memutuskan untuk melakukan penyusupan tersebut.
Sumber-sumber juga mengatakan tersangka menjelaskan bahwa ia tidak berniat mencelakai staf kedutaan maupun orang lain. Terkait pisau yang ditemukan itu, Murata sebelumnya mengatakan kepada polisi bahwa ia berniat bunuh diri jika duta besar tidak mengindahkan pendapatnya.
Namun, tersangka dilaporkan tetap bungkam mengenai tuduhan dalam penangkapan ulangnya.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-04-14T10:11:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
