Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

JAXA Laporkan Dugaan Penyebab Kegagalan Peluncuran Roket H3

JAXA mengidentifikasi dugaan penyebab kegagalan peluncuran roket H3 pada Desember lalu, yang diduga terkait masalah pada struktur penyangga muatan di bagian atas roket.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Roket H3 milik JAXA saat peluncuran dari fasilitas peluncuran di Jepang barat daya.

Visual Utama

JAXA Laporkan Dugaan Penyebab Kegagalan Peluncuran Roket H3

Tutup
Roket H3 milik JAXA saat peluncuran dari fasilitas peluncuran di Jepang barat daya.

Japan Aerospace Exploration Agency atau JAXA telah mengidentifikasi dugaan penyebab kegagalan peluncuran roket H3 pada Desember lalu. Lembaga itu menyimpulkan bahwa kemungkinan besar terjadi masalah pada struktur penyangga muatan di bagian atas roket.

Roket H3 kedelapan diluncurkan dari lokasi peluncuran di Jepang barat daya tahun lalu dengan membawa satelit. Namun, misi itu gagal karena satelit tidak dapat ditempatkan ke orbit yang direncanakan.

Pada Senin, JAXA melaporkan hasil penyelidikannya kepada panel pakar pemerintah. Menurut JAXA, bagian perekat pada komponen struktur penyangga muatan terkelupas sehingga menimbulkan celah di antara komponen-komponen tersebut.

JAXA meyakini suhu di beberapa bagian komponen meningkat lebih tinggi dari perkiraan selama proses perekatan. Hal itu diduga melemahkan daya rekat dan menimbulkan celah.

Lembaga itu mengatakan celah tersebut kemudian cepat melebar ketika terjadi benturan saat fairing satelit dipisahkan, sehingga menghancurkan struktur penyangga.

JAXA mengatakan pihaknya akan meninjau kembali metode perekatan pada bagian dasar dan mengadopsi pendekatan yang digunakan pada roket H2A dalam pembuatan roket H3 berikutnya.

Sementara itu, JAXA berencana melanjutkan peluncuran dengan konfigurasi uji baru tanpa roket pendorong. Dalam uji itu, JAXA akan menggunakan struktur penyangga muatan dengan metode perekatan yang sama seperti pada roket H3 kedelapan yang gagal, tetapi dengan perbaikan untuk mengatasi masalah tersebut.

JAXA akan mengumpulkan data mengenai beban dan benturan pada struktur itu selama peluncuran uji. Lembaga tersebut menargetkan untuk memverifikasi penyebab kegagalan menggunakan data itu.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-04-14T05:12:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.