Inflasi Konsumen Tokyo Melambat Jadi 2 Persen pada Januari
Laju kenaikan harga konsumen di 23 distrik khusus Tokyo melambat menjadi 2 persen pada Januari, dibantu oleh berakhirnya pajak bensin sementara.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Harga konsumen di Tokyo naik lebih lambat pada Januari dibandingkan bulan sebelumnya. Data awal dari Kementerian Urusan Dalam Negeri Jepang menunjukkan Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk 23 distrik khusus Tokyo naik 2 persen dibandingkan setahun lalu.
Angka tersebut turun 0,3 poin persentase dari Desember. Perhitungan ini tidak memasukkan harga bahan pangan segar yang fluktuatif.
Penghapusan pajak bensin sementara turut membantu menekan biaya pengeluaran.
Harga produk makanan tahan lama naik 5,6 persen secara tahunan, yang mendorong IHK ke level yang lebih tinggi. Meski harga beras naik lebih lambat dibandingkan setahun lalu, harganya tetap 26 persen lebih tinggi.
Kenaikan tajam juga terlihat pada harga biji kopi yang melonjak 66,6 persen, sementara harga cokelat meningkat 24,4 persen.
Harga konsumen di Tokyo dianggap sebagai indikator awal tren nasional Jepang. Data IHK nasional untuk seluruh wilayah Jepang dijadwalkan akan dirilis pada 20 Februari mendatang.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-30T04:21:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / BIZTCH
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.