BERITA JEPANG

WHO

Jepang Dukung Layanan Kesehatan bagi Pengungsi Myanmar di Thailand
Politik • 18 Feb

Jepang Dukung Layanan Kesehatan bagi Pengungsi Myanmar di Thailand

Jepang akan memberikan bantuan medis bagi para pengungsi dari Myanmar yang tinggal di Thailand. Jumlah orang yang melarikan diri dari Myanmar ke Thailand telah meningkat sejak militer mengambil alih kekuasaan dalam kudeta lima tahun lalu, yang menjerumuskan negara itu ke dalam perang saudara. Mereka mencari layanan medis di sepanjang perbatasan Thailand-Myanmar, yang membebani fasilitas kesehatan setempat. Beberapa institusi sempat tutup sementara setelah Amerika Serikat memotong dukungan. Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk memperkuat layanan kesehatan bagi para pengungsi. Upacara penandatanganan dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diadakan di Bangkok pada hari Selasa.

Nol Kasus! Cara Jepang Sukses Eliminasi Rubella yang Bisa Ditiru Dunia
Kesehatan • 26 Jan

Nol Kasus! Cara Jepang Sukses Eliminasi Rubella yang Bisa Ditiru Dunia

September lalu menjadi momen bersejarah bagi kesehatan masyarakat Jepang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyatakan bahwa Jepang berhasil mengeliminasi transmisi endemik rubella. Penyakit virus ini, meski sering dianggap ringan, dapat berakibat fatal atau menyebabkan cacat permanen pada bayi jika menginfeksi ibu hamil. Kesuksesan ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari perjuangan panjang pemerintah dan aktivis, terutama para ibu yang anak-anaknya menjadi korban Sindrom Rubella Kongenital. Bahaya Tersembunyi Rubella Sindrom Rubella Kongenital dapat menyebabkan cacat lahir serius seperti kelainan jantung, gangguan pendengaran, dan katarak. Risiko tertinggi terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan. Masalah utamanya adalah “Silent Carrier”: hingga sepertiga orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala, sehingga mereka bisa tanpa sadar menularkan virus ke ibu hamil.