BERITA JEPANG

Timur Tengah

Timur Tengah Memanas: Kemenlu Jepang Siapkan Evakuasi Warganya
Internasional • 05 Mar

Timur Tengah Memanas: Kemenlu Jepang Siapkan Evakuasi Warganya

Kementerian Luar Negeri Jepang telah mengumumkan langkah-langkah untuk membantu warga negaranya yang terdampar di beberapa negara Timur Tengah untuk segera dievakuasi. Wilayah udara di kawasan tersebut sebagian besar ditutup akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Kementerian menyatakan pada hari Kamis (05/03/2026) bahwa warga yang ingin meninggalkan Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab akan dipindahkan terlebih dahulu melalui jalur darat ke Arab Saudi atau Oman. Pejabat kementerian mengatakan bandara di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, dan ibu kota Oman, Muscat, tetap beroperasi. Para pengungsi nantinya akan diterbangkan ke Tokyo menggunakan pesawat carteran pemerintah.

Konflik Timur Tengah Mulai Pukul Sektor Ekspor Jepang
Bisnis • 05 Mar

Konflik Timur Tengah Mulai Pukul Sektor Ekspor Jepang

Dunia usaha di Jepang mulai merasa cemas karena ekspor ke wilayah Timur Tengah sudah mulai merasakan dampak langsung dari konflik yang terjadi di sana. Seorang produsen model plastik di Jepang tengah mulai mengekspor produknya ke Arab Saudi sejak September tahun lalu. Situasi di kawasan tersebut memanas tepat saat perusahaan berencana memperluas saluran penjualannya. Perusahaan tersebut juga khawatir tentang lonjakan biaya karena bahan baku utamanya berasal dari minyak mentah. Presiden Direktur Hasegawa Masato mengatakan, “Jika harga plastik naik, keuntungan kami akan tergerus, jadi saya sangat khawatir.”

Keamanan Kru Kapal di Selat Hormuz Jadi Fokus Perusahaan Pelayaran Jepang
Bisnis • 05 Mar

Keamanan Kru Kapal di Selat Hormuz Jadi Fokus Perusahaan Pelayaran Jepang

Konflik dengan Iran menempatkan pelayaran melalui Selat Hormuz dalam risiko tinggi. Asosiasi Pemilik Kapal Jepang (Japanese Shipowners’ Association) menyatakan bahwa saat ini terdapat 44 kapal terkait Jepang di Teluk Persia, dan pihaknya sedang berupaya keras untuk memastikan keselamatan mereka. Satuan tugas asosiasi tersebut mengadakan pertemuan pada hari Rabu (04/03/2026) guna membahas potensi gangguan navigasi di selat tersebut akibat operasi militer. Asosiasi tersebut menyatakan bahwa kapal-kapal terkait Jepang di Teluk Persia memiliki total 24 awak kapal berkebangsaan Jepang. Kapal-kapal tersebut membawa komoditas penting seperti gas alam cair (LNG), mobil, dan kontainer kargo.

JAL Perpanjang Pembatalan Seluruh Penerbangan Tokyo-Doha hingga 15 Maret
Bisnis • 05 Mar

JAL Perpanjang Pembatalan Seluruh Penerbangan Tokyo-Doha hingga 15 Maret

Penerbangan internasional yang menghubungkan Jepang dan Timur Tengah terus terdampak oleh serangan Amerika Serikat-Israel ke Iran serta serangan balasan dari Teheran. Japan Airlines (JAL) telah mengumumkan rencana untuk menangguhkan penerbangannya yang menghubungkan Bandara Haneda Tokyo dengan Doha, Qatar, hingga tanggal 15 Maret mendatang. JAL awalnya memutuskan untuk membatalkan rute Tokyo-Doha tersebut hingga hari Minggu ini. Namun, pada hari Rabu (04/03/2026), maskapai tersebut mengumumkan perpanjangan penangguhan penerbangan yang berangkat dari Haneda hingga 14 Maret, dan penerbangan yang berangkat dari Doha hingga hari berikutnya.

Pemerintah Jepang Kaji Evakuasi Jalur Darat bagi Warganya di Timur Tengah
Politik • 05 Mar

Pemerintah Jepang Kaji Evakuasi Jalur Darat bagi Warganya di Timur Tengah

Pemerintah Jepang dilaporkan sedang mempelajari berbagai cara untuk membantu para pelancong dan warga negara Jepang lainnya mengevakuasi diri dari Timur Tengah di tengah penutupan wilayah udara di kawasan tersebut. Sumber-sumber pemerintah menyatakan bahwa para pejabat sedang mendiskusikan rencana untuk mengevakuasi warga negara Jepang ke negara-negara tetangga melalui jalur darat, kemudian menerbangkan mereka keluar dari kawasan tersebut. Beberapa negara di Timur Tengah telah menutup wilayah udara mereka menyusul serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran, yang kemudian memicu serangan balasan dari Teheran.

Siswa Sekolah Jepang di Dubai Ketakutan Akibat Serangan Balasan Iran
Edukasi • 04 Mar

Siswa Sekolah Jepang di Dubai Ketakutan Akibat Serangan Balasan Iran

Sebuah sekolah Jepang di Uni Emirat Arab melaporkan bahwa murid-muridnya merasa ketakutan dan cemas di tengah serangkaian serangan balasan oleh Iran di negara-negara Timur Tengah, menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran. Kementerian Pendidikan Jepang menyatakan bahwa total 254 siswa Jepang bersekolah di delapan sekolah Jepang di negara-negara Timur Tengah. Ditambahkan pula bahwa sejauh ini tidak ada laporan kerusakan bangunan akibat serangan tersebut. Sebuah sekolah di Dubai memiliki 105 anak-anak Jepang, yang mencakup hampir separuh dari total siswa. Sekolah tersebut beralih ke kelas daring pada hari Senin (02/03/2026) demi keselamatan anak-anak.