BERITA JEPANG

TEPCO

TEPCO akan meluncurkan investigasi inti reaktor di pabrik Fukushima Daiichi nanti tahun ini
Sains & Teknologi • 29 Jan

TEPCO akan meluncurkan investigasi inti reaktor di pabrik Fukushima Daiichi nanti tahun ini

Pemilik pabrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi berencana meluncurkan sebuah probe ke dalam wadah tekanan salah satu reaktor pada akhir tahun ini. Ini adalah kali pertama operator melihat ke dalam inti reaktor pabrik yang rusak. Tokyo Electric Power Company, atau TEPCO, berusaha untuk menonaktifkan pabrik, di mana reaktor nomor 1, 2, dan 3 mengalami lelehan setelah gempa bumi dan tsunami tahun 2011. Salah satu tantangan terbesar dalam proses penonaktifan adalah penanganan sampah bahan bakar radioaktif, yang merupakan campuran bahan bakar nuklir cair dan struktur sekitarnya.

TEPCO akan meninjau operasi komersial reaktor yang ditangguhkan di Jepang tengah
Sains & Teknologi • 29 Jan

TEPCO akan meninjau operasi komersial reaktor yang ditangguhkan di Jepang tengah

Tokyo Electric Power Company (TEPCO) menyatakan akan meninjau proses untuk melanjutkan operasi komersial reaktor nomor 6 di pembangkit listrik tenaga nuklir Kashiwazaki-Kariwa, setelah aktivasi ditangguhkan akibat kerusakan beberapa hari yang lalu. Pada tanggal 21 Januari, TEPCO mengaktifkan kembali reaktor nomor 6 di pembangkit listrik tenaga nuklir yang terletak di prefektur Niigata, Jepang tengah. Namun sekitar 29 jam kemudian, operator menghentikan reaktor setelah alarm berdering saat proses penarikan batang kendali. TEPCO telah meneliti penyebab kerusakan tersebut, termasuk mengirimkan komponen terkait batang kendali ke produsen untuk diperiksa.

Tokyo Electric Power menutup reaktor setelah dimulai
Sains & Teknologi • 23 Jan

Tokyo Electric Power menutup reaktor setelah dimulai

Perusahaan Listrik Tokyo (TEPCO) mengatakan telah menutup reaktor di pabrik pembangkit listrik nuklir Kashiwazaki-Kariwa karena terjadi kerusakan. Fasilitas tersebut terletak di prefektur Niigata, Jepang tengah. TEPCO mengatakan tidak ada masalah keselamatan, dan ini tidak akan memengaruhi daerah sekitar. Pabrik tersebut baru saja melanjutkan operasi pada hari Rabu. Staf menghentikan penarikan batang pengendali di reaktor No.6 pada awal jam-jam pagi hari Kamis ketika alarm berdering. Alarm tersebut terkait dengan operasi dan pemantauan batang pengendali.

TEPCO Jepang Memulai Kembali Reaktor No.6 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Niigata
Sains & Teknologi • 21 Jan

TEPCO Jepang Memulai Kembali Reaktor No.6 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Niigata

Perusahaan Listrik Tokyo (TEPCO) telah memulai kembali reaktor di sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir di Prefektur Niigata, Jepang tengah. Ini adalah reaktor pertama yang dioperasikan oleh TEPCO yang kembali beroperasi sejak kecelakaan tahun 2011 di pembangkit nuklir Fukushima Daiichi milik perusahaan tersebut. Reaktor No.6 di pembangkit listrik tenaga nuklir Kashiwazaki-Kariwa dimulai kembali pada hari Rabu, setelah tertunda karena masalah dengan pengaturan alarm.

TEPCO akan memulai kembali reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir Niigata
Sains & Teknologi • 21 Jan

TEPCO akan memulai kembali reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir Niigata

Pemilik sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir di Jepang tengah akan mengaktifkan kembali sebuah reaktor pada hari Rabu, yang pertama sejak bencana tahun 2011 di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi. Tokyo Electric Power Company telah merencanakan untuk memulai kembali reaktor No. 6 di pembangkit listrik tenaga nuklir Kashiwazaki-Kariwa di Prefektur Niigata pada hari Selasa, tetapi menunda rencananya setelah masalah ditemukan.

TEPCO Menunda Pemulihan Reaktor No.6 Pabrik Niigata Beberapa Hari
Sains & Teknologi • 19 Jan

TEPCO Menunda Pemulihan Reaktor No.6 Pabrik Niigata Beberapa Hari

Tokyo Electric Power Company, atau TEPCO, diharapkan akan menjelaskan situasi tersebut dalam sebuah konferensi pers pada hari Senin. Peringatan yang seharusnya aktif ketika batang kendali diambil dari reaktor dilaporkan tidak berfungsi selama pengujian pada hari Sabtu. TEPCO mengatakan mereka menemukan kesalahan dalam pengaturan untuk memicu alarm ketika dua atau lebih batang kendali ditarik keluar. Mereka telah menguji pengambilan batang kendali lagi sejak hari Minggu malam.