BERITA JEPANG

Tahun Baru Imlek

Makanan dan Budaya Vietnam Ramaikan Acara Tahun Baru Imlek di Prefektur Gunma
Budaya • 22 Feb

Makanan dan Budaya Vietnam Ramaikan Acara Tahun Baru Imlek di Prefektur Gunma

Sebuah acara untuk merayakan Tahun Baru Imlek versi Vietnam yang dikenal sebagai Tet telah dimulai di Prefektur Gunma, Jepang, dengan menghadirkan beragam cita rasa makanan dan budaya tradisional bernuansa dari negara Asia Tenggara tersebut. Gunma merupakan rumah bagi lebih dari 16.000 penduduk Vietnam, yang merupakan kelompok warga negara asing terbesar di prefektur ini. Kantor prefektur menyelenggarakan acara ini setiap tahunnya. Rangkaian edisi tahun ini diselenggarakan selama dua hari dimulai dari hari Sabtu.

Festival Lampion Nagasaki Dimulai dengan 15.000 Lampion Warna-warni
Budaya • 07 Feb

Festival Lampion Nagasaki Dimulai dengan 15.000 Lampion Warna-warni

Festival Lampion Nagasaki, di mana jalan-jalan kota pelabuhan di barat daya Jepang diterangi dengan sekitar 15.000 lampion warna-warni, dimulai pada hari Jumat. Mulai tahun ini, festival dimulai pada hari Jumat pertama bulan Februari, bukannya bertepatan dengan dimulainya Tahun Baru Imlek. Upacara penyalaan diadakan di tempat utama, Taman Minato. Sekitar pukul 6:00 sore, setelah hitung mundur, lampion dan patung semuanya dinyalakan secara bersamaan. Sekitar 15.000 lampion dan objek dipamerkan di seluruh pusat Nagasaki.

Boikot Wisata: China Kembali Serukan Warganya Hindari Jepang Jelang Imlek
Politik • 26 Jan

Boikot Wisata: China Kembali Serukan Warganya Hindari Jepang Jelang Imlek

Kementerian Luar Negeri China kembali menyerukan warganya untuk menunda atau membatalkan rencana perjalanan ke Jepang menjelang periode liburan Tahun Baru Imlek, yang akan dimulai pada pertengahan Februari. Dalam sebuah unggahan di media sosial pada hari Senin, kementerian tersebut mengutip alasan keamanan, mengklaim bahwa “keamanan publik di Jepang tidak stabil” dan menyoroti frekuensi gempa bumi di beberapa wilayah negara tersebut. Pemerintah China pertama kali mengeluarkan desakan serupa pada bulan November lalu. Langkah ini dipicu oleh pidato Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di hadapan Parlemen (Diet) yang menyinggung kemungkinan situasi darurat di Taiwan.