BERITA JEPANG

Shizuoka

Polisi Geledah Rumah Mantan Walikota Ito Terkait Tuduhan Ijazah Palsu
Domestik • 14 Feb

Polisi Geledah Rumah Mantan Walikota Ito Terkait Tuduhan Ijazah Palsu

Polisi Jepang pada Sabtu pagi menggeledah rumah mantan walikota Kota Ito, Prefektur Shizuoka, yang dituduh berbohong tentang riwayat pendidikannya. Takubo Maki diduga memberikan informasi palsu dalam dokumen yang dibagikan ke media selama kampanye pemilihan, mengklaim bahwa ia adalah lulusan Universitas Toyo. Padahal, ia sebenarnya telah dikeluarkan (drop out). Takubo kemudian menolak menyerahkan apa yang ia klaim sebagai ijazah dari universitas kepada komite investigasi khusus yang dibentuk oleh majelis kota. Pengaduan pidana telah diajukan terhadapnya atas dugaan melanggar undang-undang pemilihan jabatan publik.

Rekor Baru! 13 Juta Wisatawan Jepang-Korea Saling Berkunjung di 2025
Wisata • 31 Jan

Rekor Baru! 13 Juta Wisatawan Jepang-Korea Saling Berkunjung di 2025

Pejabat pariwisata di Jepang dan Korea Selatan telah merilis data yang menunjukkan bahwa jumlah wisatawan yang saling berkunjung antara kedua negara mencapai angka tertinggi pada tahun 2025. Organisasi Pariwisata Korea (KTO) mengumumkan pada hari Jumat bahwa sekitar 3,65 juta wisatawan Jepang mengunjungi Korea Selatan tahun lalu. Angka ini naik lebih dari 400.000 dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO) memperkirakan bahwa lebih dari 9,45 juta wisatawan Korea Selatan mengunjungi Jepang pada periode yang sama.

Kebakaran Hutan Dahsyat di Shizuoka: 5,5 Hektar Lahan Hangus, JSDF Turun Tangan
Domestik • 19 Jan

Kebakaran Hutan Dahsyat di Shizuoka: 5,5 Hektar Lahan Hangus, JSDF Turun Tangan

Upaya pemadaman api di kawasan hutan Prefektur Shizuoka, Jepang tengah, terus dilakukan secara intensif. Kebakaran yang bermula pada hari Sabtu ini dilaporkan masih terus meluas dan belum sepenuhnya terkendali. Tim pemadam kebakaran bersama personel Pasukan Pertahanan Diri Jepang (JSDF) kembali melanjutkan operasi pemadaman pada Senin pagi, setelah sempat dihentikan sementara pada malam hari demi alasan keselamatan. Pada hari Minggu, sejumlah helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing di titik api yang terletak di bagian utara Kota Fujieda. Meskipun demikian, kobaran api masih sulit dijinakkan karena kondisi medan dan angin.