
Keindahan Sains dan Seni: Pameran Kupu-kupu Maria Sibylla Merian di Tokyo
Sebuah pameran khusus dibuka di sebuah museum di Tokyo selama bulan Februari, menjembatani jarak tiga abad antara ilustrasi bersejarah dan kenyataan. Shiraishi Yuji, seorang pencinta kupu-kupu amatir, berhasil mencocokkan karya seni reproduksi Maria Sibylla Merian (1647-1717) dengan spesimen asli yang ia kumpulkan sendiri selama perjalanan impiannya ke Suriname, Amerika Selatan. Pria berusia 80 tahun ini telah lama mengagumi karya Merian. Di masa ketika ilmu pengetahuan masih dalam tahap awal, Merian mengamati serangga dengan ketelitian luar biasa dan membuat ilustrasi yang mendetail. Penemuannya—yang memadukan sains dan seni—sangat revolusioner pada zamannya.
