BERITA JEPANG

Semikonduktor

Pembuat Chip Jepang Rapidus Raih Investasi Hampir 1,7 Miliar Dolar dari Pemerintah dan Swasta
Bisnis • 27 Feb

Pembuat Chip Jepang Rapidus Raih Investasi Hampir 1,7 Miliar Dolar dari Pemerintah dan Swasta

Pembuat chip asal Jepang, Rapidus, telah berhasil menghimpun dana sebesar 267,6 miliar yen, atau setara dengan 1,7 miliar dolar AS, dalam bentuk investasi dari pemerintah dan sektor swasta, menurut data dari kementerian industri. Kementerian menyatakan bahwa hingga hari Kamis, pemerintah telah menginvestasikan 643 juta dolar, sementara sekitar 30 perusahaan sektor swasta telah menyuntikkan dana sebesar 1,1 miliar dolar. Sebagai investor tunggal terbesar, pemerintah kini menjadi pemegang saham utama. Namun, pemerintah akan membatasi hak suaranya hanya sebesar 11,5 persen. Kementerian menjelaskan bahwa pembatasan ini bertujuan untuk mengurangi campur tangan resmi dan memastikan lingkungan di mana keputusan manajemen dapat diambil dengan cepat.

Indeks Nikkei 225 Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa!
Bisnis • 25 Feb

Indeks Nikkei 225 Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa!

Indeks acuan Bursa Saham Tokyo mencatat rekor tertinggi intraday baru pada hari Rabu pagi. Lonjakan ini terjadi menyusul reli pasar saham yang berlangsung semalaman di New York, utamanya dipimpin oleh indeks Nasdaq yang padat saham teknologi beserta indeks-indeks ekuitas utama lainnya. Nikkei 225 langsung melesat naik begitu bursa dibuka—didorong oleh penguatan saham-saham terkait semikonduktor. Indeks tersebut bahkan sempat melampaui rekor sebelumnya sebesar 58.015 yang tercatat pada 12 Februari lalu.

Nilai Kargo Bandara Narita Capai Rekor Tertinggi pada 2025
Bisnis • 16 Feb

Nilai Kargo Bandara Narita Capai Rekor Tertinggi pada 2025

Nilai kargo yang melewati Bandara Narita di dekat Tokyo mencetak rekor tertinggi tahun lalu, didorong oleh perdagangan obat-obatan. Pejabat Bea Cukai Tokyo mengatakan pintu gerbang utama Jepang untuk kargo udara ini membukukan ekspor senilai lebih dari 20 triliun yen (sekitar 131 miliar dolar AS), naik 14,8 persen dari tahun 2024. Impor juga naik 9,2 persen menjadi sekitar 138 miliar dolar AS. Ekspor obat-obatan melonjak lebih dari 30 persen, dipimpin oleh pengiriman obat kanker dan obat-obatan lainnya ke Eropa. Pengiriman instrumen pengukuran elektronik naik hampir 15 persen, terutama karena permintaan yang kuat di Taiwan.

Ekonomi Jepang Tumbuh 0,2% pada Kuartal Terakhir 2025
Bisnis • 16 Feb

Ekonomi Jepang Tumbuh 0,2% pada Kuartal Terakhir 2025

Laporan awal pemerintah menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh 0,2 persen secara tahunan (annualized) pada kuartal Oktober hingga Desember 2025. Meskipun ini adalah ekspansi pertama dalam dua kuartal, angka ini lebih rendah dari ekspektasi pasar yang memproyeksikan pertumbuhan di kisaran 1 hingga 2 persen. Investasi perumahan swasta naik 4,8 persen, bangkit dari penurunan signifikan di kuartal sebelumnya. Investasi modal perusahaan naik 0,2 persen, didorong oleh belanja pabrik manufaktur semikonduktor. Konsumsi swasta, yang menyumbang lebih dari setengah PDB Jepang, terus meningkat dengan pertumbuhan 0,1 persen. Permintaan yang lebih kuat terlihat untuk ponsel pintar baru dan AC, sementara pengeluaran untuk makanan dan pakaian melemah.

Nikkei 225 Cetak Rekor Baru di Atas 58.000, Tapi Ditutup Sedikit Melemah
Bisnis • 12 Feb

Nikkei 225 Cetak Rekor Baru di Atas 58.000, Tapi Ditutup Sedikit Melemah

Indeks saham acuan Jepang, Nikkei 225, menembus level 58.000 pada hari Kamis dan mencetak rekor baru dalam perdagangan intraday. Investor terdorong oleh tanda-tanda bahwa ekonomi AS berada di jalur yang kuat, ditunjukkan oleh data nonfarm payrolls yang lebih baik dari ekspektasi. Indeks menyentuh 58.015 didorong oleh pembelian saham-saham terkait semikonduktor, namun kemudian kehilangan momentum seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking). Nikkei ditutup di level 57.639, turun tipis 0,02 persen dari hari Selasa. Hari Rabu merupakan hari libur nasional di Jepang.

Jepang Siap Gelontorkan $550 Miliar di AS, 3 Proyek Raksasa Jadi Prioritas
Bisnis • 07 Feb

Jepang Siap Gelontorkan $550 Miliar di AS, 3 Proyek Raksasa Jadi Prioritas

Hubungan ekonomi Jepang dan Amerika Serikat semakin erat. Kedua negara negara kini tengah mematangkan rencana tiga proyek besar yang akan menjadi pembuka dari komitmen investasi Tokyo senilai 550 miliar dolar AS. Kesepakatan ini lahir dari negosiasi dagang tahun lalu, di mana Jepang menyanggupi investasi jumbo tersebut demi mendapatkan keringanan tarif bea masuk dari AS. Fokus utamanya adalah sektor-sektor yang vital bagi keamanan ekonomi. Tiga Kandidat Proyek Utama Berdasarkan laporan yang beredar, ada tiga proyek yang masuk dalam daftar prioritas tahap awal: