BERITA JEPANG

Restrukturisasi

Nissan Proyeksikan Rugi Bersih 4,2 Miliar Dolar AS untuk Tahun Fiskal 2025
Bisnis • 13 Feb

Nissan Proyeksikan Rugi Bersih 4,2 Miliar Dolar AS untuk Tahun Fiskal 2025

Nissan Motor memproyeksikan kerugian tahunan kedua berturut-turut akibat biaya restrukturisasi. Produsen mobil Jepang itu memperkirakan defisit 650 miliar yen (sekitar 4,2 miliar dolar AS) untuk tahun yang berakhir pada Maret. Nissan merilis proyeksi tersebut hari Kamis dalam pembaruan pandangan keuangan untuk tahun fiskal 2025. Sebelumnya, perusahaan tidak memberikan pandangan laba bersih untuk periode tersebut. Perkiraan tersebut juga melihat kerugian operasional tahun fiskal sebesar 60 miliar yen. Produsen mobil itu juga mengumumkan hasil untuk periode April-Desember. Penjualan bersih turun 6,2 persen dari tahun sebelumnya menjadi 8,57 triliun yen. Kerugian operasional mencapai 10,1 miliar yen, sementara kerugian bersih mencapai 250,2 miliar yen.

Demi Danai Pembersihan Fukushima, TEPCO Cari Mitra Bisnis Baru
Bisnis • 26 Jan

Demi Danai Pembersihan Fukushima, TEPCO Cari Mitra Bisnis Baru

Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO) mengumumkan langkah strategis besar dengan mencari mitra bisnis baru sebagai bagian dari rencana restrukturisasinya. Operator PLTN Fukushima Daiichi ini membutuhkan dana segar untuk mendukung proses penonaktifan reaktor nuklir yang masif serta meningkatkan pendapatan perusahaan. Pemerintah Jepang telah menyetujui rencana sepuluh tahun TEPCO pada hari Senin. Fokus utamanya adalah mengamankan dana untuk kompensasi kerugian akibat bencana nuklir 2011 dan biaya teknis penonaktifan yang terus membengkak.

Strategi Baru? Nissan Jual Pabrik Afrika Selatan ke Chery China
Bisnis • 25 Jan

Strategi Baru? Nissan Jual Pabrik Afrika Selatan ke Chery China

Nissan Motor mengonfirmasi penjualan pabriknya di Rosslyn, Afrika Selatan, kepada produsen otomotif asal China, Chery. Langkah ini menandai fase akhir dari rencana restrukturisasi besar-besaran perusahaan otomotif Jepang tersebut yang mencakup penutupan tujuh pabrik global. Nissan akan menghentikan produksi kendaraan di pabrik Rosslyn sekitar bulan Mei mendatang, sebelum aset tersebut resmi berpindah tangan ke Chery South Africa. Konsolidasi Global Pada Mei tahun lalu, Nissan mengungkapkan strategi agresif untuk merampingkan operasional produksinya, memangkas jumlah pabrik dari 17 menjadi 10 hingga tahun fiskal 2027. Selain Afrika Selatan, pemangkasan ini juga berdampak pada fasilitas di Meksiko, Argentina, India, serta dua pabrik domestik di Prefektur Kanagawa (Pabrik Oppama dan anak usaha Nissan Shatai Pabrik Shonan).