
Nissan Proyeksikan Rugi Bersih 4,2 Miliar Dolar AS untuk Tahun Fiskal 2025
Nissan Motor memproyeksikan kerugian tahunan kedua berturut-turut akibat biaya restrukturisasi. Produsen mobil Jepang itu memperkirakan defisit 650 miliar yen (sekitar 4,2 miliar dolar AS) untuk tahun yang berakhir pada Maret. Nissan merilis proyeksi tersebut hari Kamis dalam pembaruan pandangan keuangan untuk tahun fiskal 2025. Sebelumnya, perusahaan tidak memberikan pandangan laba bersih untuk periode tersebut. Perkiraan tersebut juga melihat kerugian operasional tahun fiskal sebesar 60 miliar yen. Produsen mobil itu juga mengumumkan hasil untuk periode April-Desember. Penjualan bersih turun 6,2 persen dari tahun sebelumnya menjadi 8,57 triliun yen. Kerugian operasional mencapai 10,1 miliar yen, sementara kerugian bersih mencapai 250,2 miliar yen.

