BERITA JEPANG

Polisi Jepang

Jaksa Jepang Dakwa Mantan Ahli Forensik Polisi karena Pemalsuan Hasil Tes DNA
Domestik • 27 Feb

Jaksa Jepang Dakwa Mantan Ahli Forensik Polisi karena Pemalsuan Hasil Tes DNA

Jaksa di Prefektur Saga, wilayah barat daya Jepang, telah mendakwa seorang mantan ahli forensik kepolisian atas tuduhan pemalsuan hasil tes DNA. Terdakwa diidentifikasi sebagai Tominaga Takehiro, yang sebelumnya bekerja untuk Kepolisian Prefektur Saga dan telah diberhentikan sejak saat itu. Tominaga didakwa telah mengklaim secara palsu bahwa ia telah melakukan analisis DNA dalam sembilan kesempatan antara Agustus 2023 hingga Juli 2024. Pihak kepolisian menyatakan bahwa ia terlibat dalam 130 kasus pelanggaran selama kurun waktu sekitar tujuh tahun.

Polisi Jepang: Lebih dari 1.500 Anak Jadi Korban Kejahatan Terkait Media Sosial pada 2025
Domestik • 26 Feb

Polisi Jepang: Lebih dari 1.500 Anak Jadi Korban Kejahatan Terkait Media Sosial pada 2025

Badan Kepolisian Nasional Jepang (NPA) menyatakan bahwa lebih dari 1.500 anak menjadi korban kejahatan melalui platform media sosial tahun lalu. Jumlah korban usia sekolah dasar mencapai angka tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Badan tersebut melaporkan bahwa sebanyak 1.566 anak di bawah usia 18 tahun menjadi korban kejahatan seksual dan kejahatan lainnya melalui media sosial pada tahun 2025. Siswa sekolah menengah pertama (SMP) menempati daftar tertinggi dengan 758 korban, diikuti oleh siswa sekolah menengah atas (SMA) sebanyak 579 korban. Jumlah anak sekolah dasar adalah 167 orang, yang merupakan angka tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Hampir 10 Warga Fukuoka Dilaporkan Hilang di Kamboja, Diduga Terkait Sindikat Penipuan
Domestik • 19 Feb

Hampir 10 Warga Fukuoka Dilaporkan Hilang di Kamboja, Diduga Terkait Sindikat Penipuan

Pihak kepolisian di wilayah Fukuoka, barat daya Jepang, menyatakan bahwa hampir 10 orang dari prefektur tersebut telah hilang di Kamboja, dan kemungkinan terlibat dalam operasi penipuan serta kejahatan lainnya. Polisi melaporkan bahwa selama dua tahun terakhir, sekitar 10 warga setempat diduga telah bepergian ke Kamboja dan menjadi tidak dapat dihubungi. Beberapa warga negara Jepang diketahui telah dipaksa bekerja di pusat operasi penipuan di Kamboja demi meraup untung dari jauh. Kepolisian meyakini bahwa sejumlah dari mereka yang hilang mungkin telah terjebak di pusaran sindikat kasus “penipuan khusus”.

Polisi Hong Kong Hubungi Jepang Soal Serangkaian Perampokan Uang Tunai Misterius
Domestik • 12 Feb

Polisi Hong Kong Hubungi Jepang Soal Serangkaian Perampokan Uang Tunai Misterius

Pejabat tertinggi kepolisian Hong Kong menyatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan polisi Jepang untuk menyelidiki kemungkinan keterkaitan antara dua perampokan dan satu percobaan perampokan di Tokyo dan Hong Kong. Bulan lalu, sejumlah besar uang tunai menjadi target perampokan di kedua kota tersebut. Pada 29 Januari, sekelompok warga negara Tiongkok dan Jepang dirampok lebih dari 400 juta yen (sekitar 2,6 juta dolar AS) di jalanan kawasan Taito, Tokyo. Beberapa jam kemudian, dini hari 30 Januari, terjadi percobaan pencurian sejumlah besar uang di Bandara Haneda, Tokyo. Perampokan di Hong Kong terjadi pada hari yang sama.

Mobil Pelarian Perampokan Bandara Haneda Ditemukan di Kanagawa
Bisnis • 03 Feb

Mobil Pelarian Perampokan Bandara Haneda Ditemukan di Kanagawa

Polisi Jepang percaya bahwa kendaraan yang ditemukan di tepi sungai di Prefektur Kanagawa adalah mobil pelarian yang digunakan oleh empat orang yang menyerang kelompok empat individu dengan ratusan juta yen di Bandara Haneda, Tokyo. Kelompok Jepang tersebut diserang di area parkir bandara pada jam-jam pertama tanggal 30 Januari, dekat mobil dengan sekitar 190 juta yen, atau 1,22 juta dolar, dalam uang tunai di dalamnya. Uang tersebut tidak dicuri. Penyelidik menemukan bahwa empat penyerang melarikan diri dengan mobil putih dengan plat nomor palsu. Pada siang hari tanggal 30 Januari, mobil yang dipercaya digunakan oleh pelaku kejahatan ditemukan terlupakan di sepanjang sungai di kota Atsugi, Prefektur Kanagawa, lebih dari 30 kilometer dari lokasi kejahatan.

Perampokan 58 Juta Yen di Hong Kong: 6 Ditangkap, Korban Ternyata Komplotan?
Domestik • 31 Jan

Perampokan 58 Juta Yen di Hong Kong: 6 Ditangkap, Korban Ternyata Komplotan?

Polisi di Hong Kong telah menahan enam orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan, terkait dengan perampokan terhadap dua pria Jepang yang membawa uang tunai dalam jumlah besar. Kedua pria Jepang tersebut membawa koper yang berisi sekitar 58 juta yen (sekitar 376.000 dolar AS), yang dicuri di jalanan sibuk di pusat Hong Kong pada hari Jumat. Kepala polisi Hong Kong mengumumkan pada hari Sabtu bahwa enam orang, termasuk tiga warga negara Jepang, telah ditahan dengan tuduhan terlibat dalam perampokan tersebut.