BERITA JEPANG

Pajak Konsumsi

Debat Panas Pemilu: Haruskah Pajak Konsumsi Dihapus?
Bisnis • 03 Feb

Debat Panas Pemilu: Haruskah Pajak Konsumsi Dihapus?

Pajak konsumsi Jepang saat ini berjumlah 10 persen dan 8 persen untuk barang makanan, membebani konsumen. Sebagian besar partai politik meminta pajak tersebut dikurangi atau dibatalkan sebagai bagian dari kampanye mereka untuk pemilihan Dewan Perwakilan pada tanggal 8 Februari, menjawab permintaan pemilih untuk mendapatkan bantuan dari kenaikan harga. Sejak diperkenalkannya hampir 4 dekade yang lalu, pajak konsumsi telah naik tiga kali. Sekarang, pajak tersebut berjumlah 10 persen untuk sebagian besar barang dan 8 persen untuk makanan. Banyak konsumen melihat pajak tersebut sebagai beban dan bertanya-tanya apa yang dapat dilakukan.

Survei NHK: 63% Warga Jepang Siap Memilih di Pemilu Kilat!
Politik • 02 Feb

Survei NHK: 63% Warga Jepang Siap Memilih di Pemilu Kilat!

Menurut jajak pendapat NHK, hampir dua pertiga responden mengatakan mereka akan pasti mengikuti pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat yang akan datang, atau sudah mengisi suara dalam pemungutan suara awal. NHK melakukan survei telepon selama tiga hari hingga Minggu, menargetkan orang-orang yang dipilih secara acak berusia 18 tahun atau lebih. Dari 5.773 orang yang dihubungi, 2.521 merespon. Ditanya tentang niat pemungutan suara untuk pemilu yang akan dilaksanakan minggu depan, 55 persen mengatakan mereka akan pasti mengikuti pemungutan suara. Delapan persen mengatakan mereka sudah mengisi suara. Bersama-sama, 63 persen mengatakan mereka akan mengisi suara atau sudah melakukannya, naik lima poin dari minggu sebelumnya. Dua puluh empat persen mengatakan mereka berencana untuk mengisi suara.

Imbal hasil JGB 10 tahun mencapai tinggi 27 tahun karena khawatir fiskal
Bisnis • 19 Jan

Imbal hasil JGB 10 tahun mencapai tinggi 27 tahun karena khawatir fiskal

Saham 10 tahun pemerintah Jepang naik ke level tertinggi dalam 27 tahun pada hari Senin. Investor khawatir dengan prospek potensi pengurangan pajak yang bisa memburukkan kesehatan fiskal Jepang. Yield benchmark sementara naik hingga 2,275 persen, yang merupakan level tertinggi sejak Februari 1999. Yield naik ketika harga saham turun. Banyak legislator dari partai pemerintah dan oposisi telah menyebut kemungkinan pengurangan pajak konsumsi setelah diharapkan adanya pemilu serentak awal bulan depan.