BERITA JEPANG

Nagasaki

Wisatawan Coba 'Kotatsu' Ramah Lingkungan Bertenaga Panas Bumi di Unzen
Wisata • 24 Feb

Wisatawan Coba 'Kotatsu' Ramah Lingkungan Bertenaga Panas Bumi di Unzen

Para wisatawan berkesempatan menikmati kehangatan “kotatsu” ramah lingkungan—meja pemanas tradisional Jepang yang diselimuti selimut—di Kota Unzen, Prefektur Nagasaki, Jepang bagian barat daya, yang terkenal dengan pemandian air panasnya. Alas duduk dipasang langsung di atas tanah untuk memanfaatkan panas bumi sebagai pengganti listrik. Setiap meja kemudian ditutup dengan selimut. Kombinasi ini oleh penyelenggara disebut “eco-tatsu”—sejenis kotatsu yang sama sekali tidak menggunakan listrik. UNZEN Destination Service, sebuah organisasi lokal, menggelar acara ini agar pengunjung bisa mencoba langsung sensasi “eco-tatsu”. Dua unit “eco-tatsu” disiapkan, masing-masing mampu menampung enam orang.

Kisah Hibakusha Menginspirasi Generasi Muda Jepang Bertindak Demi Perdamaian
Budaya • 19 Feb

Kisah Hibakusha Menginspirasi Generasi Muda Jepang Bertindak Demi Perdamaian

Pengeboman atom di Hiroshima dan Nagasaki sering kali hanya diajarkan sebagai sejarah. Namun, bagi sebagian anak muda di Jepang, peristiwa tersebut sama relevannya saat ini, dan telah menjadi alasan bagi mereka untuk bertindak. Tersentuh oleh kisah-kisah para penyintas yang dikenal sebagai hibakusha, mereka memilih untuk melangkah maju dengan cara-cara baru agar pesan-pesan perdamaian tetap hidup. Selama tahun fiskal lalu, Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima mencatat rekor jumlah pengunjung tertinggi yang pernah ada: 2,2 juta pengunjung. Angka saat ini menunjukkan daya tarik tersebut berada di jalur yang tepat untuk kembali memecahkan rekor itu. Bagi banyak pengunjung, pengalaman tersebut bukan tentang sejarah sebagai sesuatu yang telah selesai, melainkan sesuatu yang belum tuntas.

Jepang Bebaskan Kapten Kapal Nelayan Tiongkok yang Ditangkap di ZEE
Politik • 14 Feb

Jepang Bebaskan Kapten Kapal Nelayan Tiongkok yang Ditangkap di ZEE

Otoritas Jepang menyatakan telah membebaskan kapten kapal nelayan Tiongkok yang ditangkap di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang. Badan Perikanan mengatakan kapten tersebut dibebaskan sebelum pukul 8 malam pada hari Jumat setelah pihak Tiongkok menyerahkan dokumentasi jaminan pembayaran deposit. Badan tersebut mengatakan kapal patroli melihat kapal nelayan itu di ZEE Jepang pada hari Kamis, sekitar 165 kilometer barat daya pulau Meshima, yang merupakan bagian dari Kota Goto, Prefektur Nagasaki. Kapal tersebut dilaporkan mengabaikan perintah berhenti untuk inspeksi, sehingga petugas menangkap kapten atas dugaan melanggar hukum hak berdaulat terkait operasi penangkapan ikan.

Jepang Tangkap Kapal Nelayan Tiongkok dan Kaptennya di ZEE Nagasaki
Politik • 13 Feb

Jepang Tangkap Kapal Nelayan Tiongkok dan Kaptennya di ZEE Nagasaki

Otoritas Jepang menyatakan telah menangkap sebuah kapal nelayan Tiongkok beserta kaptennya. Kapal tersebut, yang berada di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang di lepas pantai prefektur Nagasaki, dilaporkan menolak perintah untuk berhenti. Badan Perikanan mengatakan kapal patrolinya pada hari Kamis melihat kapal tersebut di ZEE Jepang, sekitar 165 kilometer barat daya pulau Meshima di Kota Goto. Badan tersebut menambahkan bahwa petugasnya menyita kapal setelah kapal itu mengabaikan perintah inspeksi. Mereka menangkap kapten berkewarganegaraan Tiongkok berusia 47 tahun atas dugaan melanggar hukum hak berdaulat terkait operasi penangkapan ikan.

Festival Lampion Nagasaki Dimulai dengan 15.000 Lampion Warna-warni
Budaya • 07 Feb

Festival Lampion Nagasaki Dimulai dengan 15.000 Lampion Warna-warni

Festival Lampion Nagasaki, di mana jalan-jalan kota pelabuhan di barat daya Jepang diterangi dengan sekitar 15.000 lampion warna-warni, dimulai pada hari Jumat. Mulai tahun ini, festival dimulai pada hari Jumat pertama bulan Februari, bukannya bertepatan dengan dimulainya Tahun Baru Imlek. Upacara penyalaan diadakan di tempat utama, Taman Minato. Sekitar pukul 6:00 sore, setelah hitung mundur, lampion dan patung semuanya dinyalakan secara bersamaan. Sekitar 15.000 lampion dan objek dipamerkan di seluruh pusat Nagasaki.