BERITA JEPANG

Myanmar

Penulis Myanmar Ma Thida Tur Ceramah di Jepang: 'Literasi adalah Senjata Demokrasi'
Budaya • 24 Feb

Penulis Myanmar Ma Thida Tur Ceramah di Jepang: 'Literasi adalah Senjata Demokrasi'

Penulis peraih penghargaan asal Myanmar, Ma Thida, menegaskan bahwa membaca dan berpikir kritis adalah alat perlawanan yang esensial—sekaligus fondasi bagi demokrasi masa depan. Berbicara dalam tur ceramah di tiga kota di Jepang, mantan tahanan politik yang kini hidup dalam pengasingan di Jerman ini merefleksikan kondisi Myanmar pasca-kudeta, di mana militer terus mengokohkan kekuasaannya meski mengklaim tengah kembali ke pemerintahan sipil. Ma Thida mengunjungi Tokyo, Nagoya, dan Osaka, di mana ia mengimbau hadirin untuk membaca secara luas. Ia berargumen bahwa sastra mempertajam kesadaran dan memperkuat kemampuan berpikir kritis—senjata paling ampuh untuk perlawanan dan transformasi menuju demokrasi.

Jepang Dukung Layanan Kesehatan bagi Pengungsi Myanmar di Thailand
Politik • 18 Feb

Jepang Dukung Layanan Kesehatan bagi Pengungsi Myanmar di Thailand

Jepang akan memberikan bantuan medis bagi para pengungsi dari Myanmar yang tinggal di Thailand. Jumlah orang yang melarikan diri dari Myanmar ke Thailand telah meningkat sejak militer mengambil alih kekuasaan dalam kudeta lima tahun lalu, yang menjerumuskan negara itu ke dalam perang saudara. Mereka mencari layanan medis di sepanjang perbatasan Thailand-Myanmar, yang membebani fasilitas kesehatan setempat. Beberapa institusi sempat tutup sementara setelah Amerika Serikat memotong dukungan. Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk memperkuat layanan kesehatan bagi para pengungsi. Upacara penandatanganan dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diadakan di Bangkok pada hari Selasa.

5 Tahun Kudeta Myanmar: Warga di Tokyo Tuntut Pembebasan Aung San Suu Kyi
Politik • 01 Feb

5 Tahun Kudeta Myanmar: Warga di Tokyo Tuntut Pembebasan Aung San Suu Kyi

Ratusan warga Myanmar di Jepang menggelar demonstrasi di Tokyo, Minggu, tepat lima tahun setelah militer Myanmar merebut kekuasaan dalam sebuah kudeta. Pada 1 Februari 2021, militer Myanmar menahan pemimpin pro-demokrasi Aung San Suu Kyi, dengan tuduhan penipuan pemilu pada tahun sebelumnya. Di hari ulang tahun yang kelima, sekitar 600 orang, sebagian besar warga Myanmar, turun ke jalan-jalan Tokyo untuk menuntut pembebasan Aung San Suu Kyi dan lainnya. Para demonstran juga meminta kepada pemerintah Jepang untuk tidak mengakui hasil pemilu Myanmar yang baru-baru ini, karena junta telah mengecualikan partai-partai pro-demokrasi dari pemilu tersebut.

5 Tahun Kudeta: Ratusan Warga Myanmar Kepung Tokyo Tuntut Demokrasi
Politik • 01 Feb

5 Tahun Kudeta: Ratusan Warga Myanmar Kepung Tokyo Tuntut Demokrasi

Ratusan warga Myanmar di Jepang menggelar demonstrasi di Tokyo, Minggu, tepat lima tahun setelah militer Myanmar merebut kekuasaan dalam kudeta. Pada 1 Februari 2021, militer Myanmar menahan pemimpin pro-demokrasi Aung San Suu Kyi, dengan tuduhan penipuan pemilu pada pemilihan tahun sebelumnya. Pada peringatan lima tahun, sekitar 600 orang, sebagian besar warga Myanmar, turun ke jalan-jalan Tokyo untuk menuntut pembebasan Aung San Suu Kyi dan lainnya. Para demonstran juga meminta pemerintah Jepang tidak mengakui hasil pemilu Myanmar terbaru karena junta telah mengecualikan partai-partai pro-demokrasi dari pemilu.